PERINGATAN HUT RI KE-69

Ahad 17/08, Dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia yang ke-69, Pondok Pesantren Darul Muttaqien mengadakan Upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang diikuti oleh seluruh santri beserta pendidik di lapangan utama. Upacara yang dimulai pada jam 07.30 berlangsung dengan lancar dan khidmat, dan Sri Deasy Aryeni santri akhir TMI berdiri sebagai Pembina upacara.

Berdirinya para Santri beserta Pendidik di tengah lapangan bukan hanya sekedar ingin memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69, tapi keinginan untuk menjadi calon Pemimpin Negeri inilah yang mendorong itu, dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan, memajukan, serta memperjuangkan keberadaan dan persatuan negeri ini, negeri yang telah diperjuangkan oleh ribuan bahkan ratusan nyawa, dan nyatanya mereka adalah umat muslim, mayoritas adalah santri.

Di hadapan para santri pembina upacara mengatakan bahwa sebagian besar tokoh Pesantren terdahulu tercatat aktif berkiprah dalam kancah perjuangan kemerdekaan RI “Kemerdekaan bukan peristiwa yang mudah dan murah, dan bukan sebuah hadiah dari Belanda maupun suvernir dari Jepang. Melainkan sebuah perjuangan yang panjang yang dibalas oleh tumpahan darah para syuhada. Para Ulama, Kyai dan Santri menjadi garda depan dalam perjuangan kemerdekaan bangsa ini. Pada saat siang mereka bergerilia mengangkat senjata tapi ketika malam mereka mengaji dan bersimpuh dihadapan Ilahi Rabbi”.

Peran besar Pesantren pada saat memperjuangkan kemerdekaan patut untuk ditiru oleh para santri sekarang ini. “Mempertahankan kemerdekaan ini, perjuangan kita saat ini bukan terjun langsung dalam berperang dengan mengangkat senjata, tetapi kita bersungguh-sungguh belajar, dan berkarya, memupuk kreatifitas, dan mengembangkan produktifitas kita sebagai bangsa”. Tegas Sri Deasy yang dengan lantang ia sampaikan di hadapan semua santri.

Mari jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk meneladani perjuangan para Pahlawan. Mari pertahankan keutuhan Bangsa ini dengan akhlak-akhlak mulia dan nilai-nilai Islam yang tinggi, karena dengan itulah Indonesia meraih kejayaan dan menjadi Baldatun Tayyibatun wa Rabbun Ghafur.

DSC_0060
pengibaran bendera merah putih
DSC_0074
pembina upacara

 

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *