CINTA TANAH AIR MELALUI PENDIDIKAN PENDAHULUAN BELA NEGARA (PPBN)

Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) merupakan salah satu wujud pelaksanaan dari Pasal 9 UU Nomor 3 Tahun 2002, tentang Pertahanan Negara, dan juga merupakan agenda bersama antara korem 061 Suryakencana bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Pondok Pesantren.

Rabu (24/09), bertempat di Aula Putri agenda PPBN dibuka pada jam 09.00 oleh Kepala Staff Korem 061 Suryakancana, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Bogor, Pimpinan Pondok Pesantren, Kepala-Kepala Divisi, serta para kasi dan jajarannya.

Dalam sambutan Pimpinan Darul Muttaqien disampaikan bahwa “Kemerdekaan ini adalah hak segala bangsa dan kemerdekaan ini bukanlah warisan penjajah. Kemerdekaan ini karena diperjuangkan harta, tenaga, pikiran, darah dan nyawa yang tidak terhitung. Oleh sebab itu pembela Negara bukan hanya sebuah serdadu polisi tapi peran-peran untuk membela Negara harus diisi dan tidak ada satupun ruang yang boleh kosong, maka santri-santrilah sebagai tunas bangsa kedepan, membela negara itu hukumnya wajib, dan cinta tanah air adalah sebagaian dari iman”.

Kemudian ditambahkan oleh Kepala Staff Korem 061 Suryakancana dalam sambutan pembukaaannya ia menyampaikan pengahargaan yang sebesar-besarnya kepada para santri peserta latihan PPBN atas keinginan kuat untuk mengikuti latihan ini. “ini menunjukkkan bahwa santri semua memiliki persepsi dan pemahaman mendalam terhadap pentingnya mengimplementasikan hak dan kewajiban warga negara dalam upaya Bela Negara, menanamkan kesadaran Bela Negara melalui PPBN dirasakan semakin penting disaat indonesia sedang mengalami arus perubahan lingkungan akibat pengaruh globalisasi maupun evoria reformasi yang cenderung melemahkan wawasan kebangsaan dan kesadaran Bela Negara”. Begitu ungkapnya

Peserta PPBN adalah santri putra putri kelas Intensif dan 4 TMI, agenda berjalan selama sehari penuh dengan tiga kali session, materi tentang wawasan Bela Negara di session pertama dan kedua disampaikan di Gedung Pusat Sumber Belajar dan Ruang Pertemuan TMI, sedangkan session terakhir dilaksanakan di lapangan utama di sore hari.

DSC_0032 DSC_0113

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *