Praktek Pengabdian Masyarakat; Santri Bermasyarakat, Berkhidmat untuk Umat

Sebagai implementasi dari salah satu bentuk pendidikan yang dijalankan oleh Pondok Pesantren Darul Muttaqien dan yang menjadi kegiatan rutin tahunan di TMI adalah Praktek Pengabdian Masarakat (PPM), merupakan kegiatan yang diberikan kepada santri akhir TMI yang telah menjalani proses pendidikan selama 6 tahun atau 4 tahun bagi santri dari kelas intensif, mereka diterjunkan langsung ke masyarakat selama satu minggu penuh di lokasi.

Kegiatan Ini ditujukan sebagai pengamalan semua apa yang telah mereka dapatkan selama belajar di Pesantren, karena pendidikan di pesantren bukan hanya berangkat ke kelas dengan membawa tas yang berisi buku tulis, buku paket dan alat tulis. Tapi santri menjadi pengurus organisasai, menjadi pengurus asrama maupun menjadi panitia dan bahkan santri diterjunkan ke masyarakat itu semua bernilai pendidikan. PPM ini bukan kegiatan buat-buatan yang penting dilaksanakan, tapi ini adalah kegiatan yang dimulai dari niat pesantren agar santri-santrinya siap menjadi pemimpin yang sanggup bermasyarakat, dan begitu juga betapa pentingnya wujud kita dimayarakat, ungkap Ust. Hendrizal Rasyid ketika memberikan pembekalan PPM pada kamis, 27/2 lalu.

Mereka dibekali selama 2 hari dari tanggal 27-28 Februari 2015 mengenai metode-metode bagaimana bermasyarakat. Tahun ini kegiatan PPM diikuti oleh 71 santri dan dibagi menjadi 7 kelompok yang masing-masing kelompok dibimbing oleh 1 pendidik, kegiatan dilaksanakan di desa Situ Udik Kec. Cibungbulang – Bogor. Selama 1 minggu penuh dari tanggal 1-7 maret 2015 santri belajar bermasyarakat, bagaimana bersosialisai, berinteraksi, berbhakti, berkhidmat serta mengajar di beberapa lembaga pendidikan baik itu formal maupun non formal.

ppm 1 ppm 2 ppm 3 ppm 4 ppm 5 ppm 6

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *