Field Trip; Menambah Wawasan dan Pengalaman Hidup Santri

Kamis (23/3) dini hari, rombongan santri putra kelas IX MTs Darul Muttaqien berangkat menuju Garut untuk melaksanakan Field Trip yang rutin dilaksanakan tiap tahunnya. Sebanyak 135 santri putra yang ikut serta dalam kegiatan ini dan 1 santri tidak bisa ikut karena sakit, sedangkan pembimbing adalah 5 guru wali kelas IX dan 3 guru non wali kelas, kegiatan ini bertujuan:

  • Sebagai rasa syukur usai menghadapi ujian tengah semester (UTS)
  • Menambah wawasan tentang sejarah Indonesia
  • Mempererat silaturahmi dan mengokohkan kebersamaan sesama santri kelas IX dan juga guru
  • Memaknai dan menghayati ayat-ayat Allah tanda kebesaran Allah di alam raya

Objek pertama pada hari kamis (23/3) yang mereka kunjungi adalah tempat wisata pemandian air panas Darajat Pass Garut, sedangkan di hari kedua jum’at (24/3) pagi rombongan berangkat menuju Bandung, setibanya di bandung seluruh santri langsung melaksanakan sholat jum’at di Masjid Raya Alun-Alun Bandung. Setelah sholat jumat santri bergegas menuju Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) yang lokasinya berdekatan dengan Masjid Raya Alun-Alun Bandung. Sebelum kembali ke Pesantren Darul Muttaqien menuju Bogor, santri diajak untuk mampir ke Cibaduyut, daerah yang terkenal dengan pusat oleh-oleh khas Bandung.

Pesantren Darul Muttaqien tidak hanya mengadakan pendidikan terbatas di kelas atau asrama saja. Kegiatan belajar di alam apakah itu outing class, kunjungan lab, museum, pusat sumber belajar, field trip menjadi bagian dari ’hidden curriculum’ yang memberi bekal pengalaman hidup bagi santri. Maka, untuk maksud tersebut kegiatan Field Trip dirasa perlu dilakukan demi memberi penambahan wawasan dan pengalaman hidup bagi santri.


Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *