PERSAMI (Perkemahan Sabtu Minggu) Sebagai Media Pendidikan

Perkemahan merupakan salah satu macam kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan secara out door. berkemah juga melatih hidup bermasyarakat di alam terbuka dengan menggunakan kemah atau tenda sebagai tempat bernaung dari panas, dingin, hujan, dsb. Kegiatan Pramuka di Pesantren Darul Muttaqien menjadi salah satu ekskul yang wajib diikuti oleh seluruh santri. Sebagai rasa syukur atas selesainya ujian tengah semeter II (UTS), santri diharuskan mengikuti kegiatan perkemahan sabtu minggu (PERSAMI)

Jum’at (24/3) siang, santri putra diberangkatkan menuju BUPER (bumi perkemahan) usai upacara yang dipimpin oleh bag. Koordinator OPDM, dan Ust. Salim RD, S.Sos.I sebagai pembina upacara yang melepas seluruh santri. Lokasi yang dipakai sebagai bumi perkemahan santri putra tahun ini adalah desa Arco, sedangkan santri putri adakan perkemahan di lapangan putri Darul Muttaqien yang dimulai pada sabtu (25/2) pagi.

Berbagai macam lomba diadakan yang bertujuan mempraktekkan sistem hidup berjamaah atau beregu, memperkuat ukhuwah, serta mempraktekkan hidup sederhana, karena sejatinya tujuannya diadakan perkemahan adalah untuk mengembangkan kemampuan diri mengatasi tantangan yang dihadapi, menemukan kembali cara hidup yang menyenangkan dalam kesederhanaan serta membina kerjasama dan persatuan dan persaudaraan.

Pada malam ahad langit terlihat cerah, secara bersamaan kegiatan api unggun dilaksanakan secara terpisah antara santri putra dan putri. Mengapa selalu ada api unggun di setiap kegiatan pramuka, dalam sambutan malam api unggun Ust. Iwan  Bagja S.Sos.I menjelaskan bahwa api unggun bukanlah acara seremonial belaka, tapi terdapat makna, “kita selalu memiliki semangat yang selalu membara, berkobar menyala seperti nyala api unggun, tantangan rintangan hidup pasti ada, seperti halnya api membakar yang lainnya, tapi dengan kesabaran seluruh tantangan rintangan bisa diselesaikan dengan tuntas sperti api melalap kayu, untuk itu semangat kita harus terus tertanam dalam diri dan hati kita, berani hidup tak takut mati, persiapkan diri kita dari sekarang”, begitu tegasnya.

Untuk itulah, perlunya kegiatan perkemahan bagi santri karena perkemahan ini merupakan salah satu media pendidikan, melalui kegiatan kepramukaan ini menjadi salah satu proses pendidikan yang mempersiapkan generasi unggul dimasa akan datang.

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *