ISL (Internal Scout Language);

ISL (Internal Scout Language) adalah salah satu program kegiatan keparamukaan yang diadakan rutin setiap tahun oleh bagian Koordinator Pesantren Darul Muttaqien gugus depan 11-0078. Acara yang diselenggarakan oleh Bagian Koordinator santri putri pada  kamis (11/1) dan jum’at (12/1) lalu, mendapatkan respon yang baik dari seluruh peserta, penitia dan guru-guru pembimbing.

Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan kepramukaan dan kebahasaan para adhika, jadi setiap perlombaan yang diadakan harus menggunakan bahasa Arab dan Inggris, karena bahasa dan pramuka merupakan 2 skill penting yang harus dimiliki oleh seluruh santri.

Sebanyak 6 kontingen DMT yang ikut memeriahkan ISL, dengan jumlah 100 santri putri pilihan dari masing-masing kontingen dan 10 bindamping kelas 4. Masing-masing kontingen sudah mempersiapkan untuk kegiatan ini sejak desember lalu.

Yang berbeda ISL tahun ini dengan tahun kemarin adalah, terselenggaranya kegiatan ini sebelum diadakannya Lomba Perkemahan Pengalang dan Penegak (GAGAK). Ini bisa dijadikan sebagai persiapan untuk peserta agar bisa menjadi lebih tangguh dan matang dalam keikutsertaan Lomba Perkemahan Penggalang dan Penegak (GAGAK) yang akan dilaksanakan pada bulan februari besok. dan yang paling penting adalah mampu membuka wawasan dan memberikan pengalaman hidup. “Jangan pernah melupakan pengalaman yang kalian dapatkan dari kegiatan ini, karena kegiatan ini berisi pelajaran hidup agar tidak menjadi bencana di masa depan” pesan Sasa, selaku petua pelaksa.

Berikut adalah daftar peraih prestasi dalam ISL (Internal Scouting Language) tahun pendidikan 2018 :

  • Juara Umum : Pasdam
  • Juara Favorit : Dmt4
  • Bindamping Terbaik : Izzah Nur(Dmt 4)
  • Andika Terbaik                 : Clara Arifah

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *