Amaliyah Fiqhiyah: Praktek Fiqih Sarana Pengamalan Teori Dalam Kehidupan

Selama dua hari, mulai dari senin (16/4) sampai selasa (17/4) santri kelas 1, 2, 3, dan Int TMI Pondok Pesantren Darul Muttaqien tenggelam dalam kesibukan kegiatan praktek fiqih. Menurut ust. Falahi sebagai ketua panitia praktek fiqih pada tahun pendidikan 2017-2018 ini, tujuan dari kegiatan ini  adalah supaya meningkatkan kemampuan santri dalam penguasaan amaliyah Syar’iyyah tidak hanya sebatas teori tapi juga prakteknya.

Dengan melibatkan lebih dari 35 ustadz dan ustadzah, kegiatan yang dilakukan terpisah putra dan putri ini dilaksanakan dengan tiga  materi pokok, yaitu: Thaharoh dan Shalat, kegiatan ini untuk santri kelas 1, Tajhizul Janazah untuk kelas 2, dan Manasik Haji untuk kelas 3 dan Int.

Dalam hal ini panitia juga melibatkan santri kelas 5 sebagai pembimbing dari kegiatan ini dengan tujuan pemberdayaan santri yang sudah berpengalaman, selain itu juga sebagai pembelajaran bagi santri-santri kelas 5 tersebut bagaimana mengelola program Amaliyah Fiqhiyah ini.

Ust. Falahi S.Pd.I juga menjelaskan bahwa dalam proses pelaksanaannya kegiatan ini terbagi menjadi 3 sesi, yang pertama adalah teori dari jam 07.00 sampai dengan jam 09.00 lalu dilanjutkan dengan praktek dari jam 09.30 s/d 11.30, dan yang terakhir adalah evaluasi dan asesment yang dilakukan pada jam 13.30 s/d 14.30.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami terutama pada proses pemulasaraan jenazah sehingga kami tahu, dan mudah-mudahan membuat kami juga siap kapan pun sebagai santri ketika diminta oleh masyarakat untuk melakukannya,” demikan kata Azhar salah seorang santri kelas Int ketika ditanya kesan-kesannya terhadap kegiatan ini.

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *