Haflah Takhrij TMI Angkatan ke-24

Tiba jua, hari ini saatnya berpisah

Tunai sudah janji suci perintah ilahi

Piluh sedih mengenangkan pondokku tercinta

Waktu jua memutuskan berpisah dengannya

Jasamu kan kukenang tuk selama-lamanya

            Suasana syahdu, bahagia bercampur sedih, ada rasa yang teramat dalam, saat bait-bait lagu perpisahan mulai dilantunkan santri akhir TMI angkatan 24. Satu persatu santri akhir mulai menyeka air mata yang menderas di pipi. Bait-bait lagu yang dinyanyikan pun, mulai tak jelas. Latihan nyanyi yang saban hari (bermalam-malam) dilakukan mulai tak berbekas. Namun, disinilah moment terindah dalam ‘Haflah Takhrij’ Perayaan Syukur Kelulusan Santri TMI. Menyanyikan lagu perpisahan di stage auditorium. Moment yang selalu ditunggu-tunggu santri sejak kelas 1 TMI.

Dila Rahmantunnisa, konsulat Bogor menjadi lulusan terbaik. Hasil ujian akhir TMI, santri yang meraih predikat Jayyid Jiddan (baik sekali) 3 orang (2,6 %), Jayyid (baik) 86 orang (86 %) dan maqbul (sedang) 26 orang (22,6 %). 5 santri telah menghafal lebih dari 5 juz termasuk Rafli Maulana Husen (11 Juz), bersertifikat mengajar baca Qur’an 47 orang (41%), baik pada kegiatan mengajar 30 orang (26 %) sudah baik dalam pidato dan khutbah jumat 31 orang (26 %)sedangkan Imam sholat jamaah 30 orang (26 %).

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *