Kuliah Umum Bersama Prof. Dr. Muhammed Rachid Boughezala: Tantangan-Tantangan yang Dihadapi Oleh Anak Muda

Bahwasanya ayat yang pertama kali diturunkan oleh allah adalah kalimat Iqra’, iqra’ itu bukan satu kali tetapi tiga kali, apa jawab nabi “Saya tidak bisa membaca“. Bahwa rahasia dari pada tiga kali Iqra’ dibaca, adalah agar kita mendalami tentang ayat – ayat kauniyah yang ada di alam semesta ini.

Iqra’ bismirabbikalladzi khalaq “bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu”, ternyata untuk lebih mendekatkan diri seseorang kepada Allah adalah membaca tentang ayatul kauniyah.

Kemudian Islam tidak membicarakan dan membedakan antara ilmu umum dengan ilmu agama, ilmu kimia, ilmu fisika dan bahasa arab, semua itu adalah ilmu yang datangnya dari Allah swt. Maka berbahagialah kalian yang belajar di pesantren ini, yang diberikan keluasan rizki, karena masih bayak sekali teman-teman kita yang belum bisa sekolah, ada yang fakir miskin, ada yang karena faktor keluarga.

Kemudian nanti ketika datang hari kiamat, seluruh manusia itu akan memikirkan sendiri-sendriri kecuali siapa? haamilul qur’an… orang yang menghafal Al-Qur’an, anak yang sholih, yang menghafalkan Al-Qur’an, dia akan mencari orang tuanya, dia akan menyelamatkan orang tuanya dari siksaan api neraka, dia akan menyelamatkan keluarganya, Allah memberikan syafaat kepadanya untuk membantu keluarganya, hanya itulah yang diharapakan dari orang tua kalian.

Maka kalian berbahagia disini yang telah mendapatkan pendidikan terutama pendidikan agama Islam, karena itulah nanti yang akan menyelamatkan kita di dunia dan di akhirat.

Kemudian beliau juga mengatakan bahwa sungguh mulia orang yang mempelajari Al-Quran lalu dia mengamalkannya, Al-Quran itu berbicara tentang dunia dan akhirat, Al-Quran berbicara tentang seluruh kehidupan, jadi harus dipahami bahwa kita tidak cukup hanya sekedar dihafal saja, tapi juga harus memahaminya.

Berbicara tentang tantangan-tantangan yang dihadapi oleh anak muda, kalian adalah anak muda, syubbanul yaum wa rijaalul ghod, sekarang anak muda yang diharapkan oleh bangsa negara, yang diharapkan untuk memajukan Islam adalah anak-anak muda, bukan nenek-nenek, karena tersebarnya Islam itu juga berkat tangan para pemuda, makanya tantangan-tantangan dari dalam sendiri juga banyak sekali, yaitu kurangnya pemahaman tentang agama Islam, pahamnya tidak benar, kita lihat saat ini banyak sekali pertantangan atau hanya karena perbedaan furu’iyah saja menjadi pemecah umat Islam, ada madzahibul arba’ah, seperti yang kita ketahui bahwa kebanyakan kita adalah menganut Imam Syafi’i, tapi bukan dijadikan sebagai bahan perpecahan, tapi harus kita jadikan sebagai kendaraan untuk menuju Allah swt, kalaupun ada perbedaan di dalam islam, Itu merupakan dari kekayaan dari Islam sendiri, wadahnya ada satu, kita terhimpun dalam kalimat tauhid.

Pebedaaan itu wajar, selama itu adalah masalah furu’iyah bukan asasiyah, kecuali sudah melenceng dari pemahaman agama Islam, yang diakui oleh Rasulullah saw adalah ahlus sunah wal jama’ah.

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *