Pidato Lengkap Sabrina Zahra; Pembina Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-57

Pramuka satu kata beribu makna, suatu wadah berjuta manfaat kegiatan pramuka di lingkungan pesantren adalah suatu proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup dan akhlaq yang mulia, yang dikemas dan dilakukan dengan cara penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan yang tercantum dalam tri satya dan dasa dharma pramuka yang berlandaskan nilai keislaman sebagaimana yang disebutkan dalam dasa dharma pramuka yang telah kita miliki bersama yaitu bahwa pramuka itu taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, patriot yang sopan dan kesatria, patuh dan suka bermusyawarah, rela menolong dan tabah, rajin terampil dan gembira, hemat cermat dan bersahaja, disiplin berani dan setia, bertanggungjawab dan dapat dipercaya, suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan.

Sekian banyak karakter dan pembelajaran yang dapat kita ambil dari pramuka, sebagai seorang adhika muslim dan generasi muda yang merupakan aset bangsa yang memiliki peran yang penting dan besar, posisi yang strategis, oleh karen itu 10 gerakan moral pramuka tadi (Dasa Dharma Pramuka) bukan hanya dilontarkan bukan hanya diucapkan atau disebutkan saja, tapi juga harus diamalkan, dilaksanakan dan dibiasakan dikehidupan sehari-hari, karena nilai-nilai tersebut banyak memberikan manfaat dalam kehidupan, terutama yang didalamnya mencakup nilai kepesantrenan yang dapat mendorong kepada kebaikan yaitu disiplin.

Tidak akan ada kesuksesan tanpa adanya kedisiplinan, tarjunnajaata wa lam tasluk masaalikaha, wa’lam annassafinata la tajri ‘alal yabas, jika kamu mengharapkan kesuksesan tapi kamu tidak berjalan pada jalan kesuksesan tersebut maka ketahuilah bahwa sesungguhnya perahu tidak berlayar di daratan.

Untuk menjadi pemuda yang hebat dan kuat, memiliki wawasan dan ketrampilan yang luas, kita tidak bisa mendapatkannya dengan mudah, tapi  kita mesti harus digembleng dengan berbagai disiplin, digembleng dengan berbagai latihan atau bahkan cenderung dengan paksaan, namun jangan pernah takut dengan disiplin, tapi lakukan dengan penuh ikhlas maka akan membawa kesuksesan.

Maka melaului jiwa pramuka, siapkan dirimu untuk digembleng untuk menjadi orang yang hebat, ilmu yang dipelajari hari ini adalah bekal hidup untuk menghadapi perkembangan dan kemajuan zaman, maka jangan manja, jangan cengeng dan jangan berfikiran bahwa hidup adalah rumit, man lam yadhuq dzulla at-ta’allumi saa’atan tajarro’a dzullal jahli thuula hayaatihi, siapa yang belum pernah sekalipun merasakan pahit getirnya belajar maka ia akan menahan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya, maka kita sebagai generasi muda hendaknya dibekali dan membekali diri agar menjadi generasi yang berkualitas lahir dan batin, memiliki wawasan, ilmu, kecerdasan dan ketrampilan, sehat jasmani dan rohani, memiliki rasa tanggung jawab kemasyrakatan dan kebangsaan, di samping itu generasi muda harus menjadi manusia yang kuat imanya, bertaqwa kepada Allah, berjiwa patriotis dan cinta tanah air, kita pupuk kesegaran jasmani, kita ciptakan daya kreasi, kita kembangkan prestasi, kepemimpinan, kemandirian, ketrampilan untuk mendorong kerja keras dan kepeloporan.

Sebagai kader bangsa yang tangguh maka jadikan wawasan menjadi luas dan utuh, melalui pramuka kita juga bisa berdakwah, karena dengan berdakwah kita adalah orang yang berjihad, dan seorang yang berjihad adalah orang-orang yang telah dijanjikan oleh Allah swt, sebagaimana firman Allah dalam surat At-Taubah ayat 20 yang artinya “mereka yang beriman, dan berhijrah, dan berjihad di jalan Allah, dengan harta benda dan jiwa raga mereka, sesungguhnya derajatnya lebih tinggi di hadapan Allah, dan mereka termasuk orang-orang yang mendapatkan kemenangan“.

Ketahuilah sesungguhnya seorang adhika muslim adalah tangguh, maka jadikanlah disiplin sebagai sarana kita untuk menjadi lebih tangguh, dan seorang yang tangguh tidak terlahir dari masa yang mudah, bersamaan dengan momentum hari pramuka hari ini mari kita gelorakan semangat jiwa pramuka untuk menyongsong masa depan pemuda yang penuh dengan tantangan, jadilah pemuda yang berilmu dan bertaqwa juga kreatif, cerdas, dinamis, kritis dan analistis. Demi Allah kehidupan pemuda sesungguhnya dengan ilmu dan taqwa, jika tidak berilmu dan bertaqwa maka tidaklah dianggap ada seorang pemuda, oleh karena itu hendaknya seluruh kawula muda benar-benar memahami peranannya dan kedudukannya sebagai penerus cita-cita bangsa.

Oleh karena itu hendaknya melalui jiwa pramuka, kita bersiap-siap untuk menerima tongkat estafet kepemimpinan dan perjuangan generasi terdahulu, sebab di tangan para adhikalah maju mundurnya umat, dan ditelapak kaki para adhikalah hidup dan tegak atau hancurnya nusa dan bangsa, demikianlah seperti yang dikatakan oleh seorang pujangga muslim musthofa al-ghulayani dalam kitbanya Idhotun Nasyi’ininna fii yadi syubban amrol ummah, wa fii aqdaamihaa hayaatahaa”.

Kobarkanlah semangat jiwa persatuan dan kesatuan juga rasa solidaritas dan kesetiakawanan serta ukhuwah persaudaraan “today is young tomorrow will be a leader” “syubbaanul yaum rijaalul ghod” maka gunakanlah masa mudamu dengan cara kreatif dan inovatif termasuk mengekspresikan amarahmu, mari kita gelorakan semangat jiwa adhika pramuka dengan harapan agar bisa menjadi cikal yang bermanfaat bagi nusa bangsa dan agama, we are scout but we are muslim, Allahu Akbar!!!

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *