Peresmian Gedung Asiyah binti Muhazim

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pendidikan, Pesantren Darul Muttaqien kembali membangun asrama untuk santri putri yang terletak bersebelahan dengan gedung Hafsah. Hari ini Rabu (10/4), asrama baru yang dinamai Asiyah binti Muhazim telah diresmikan secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Nida Ghoida Muthmainnah santri berprestasi di bidang tahfidz, ia adalah santri yang sudah memiliki hafalan Al-Qur’an sebanyak 30 juz.

Perlu diketahui, jika diperhatikan bahwa nama gedung yang ada di area putri baik asrama maupun kelas selalu dinamai dengan nama-nama wanita pejuang yang telah diabadikan dalam sejarah perjuangan Islam, mengapa? Salsabila Ibrahim santri TMI kelas 5 mengatakan dalam sambutannya “kehidupan mereka telah dicatat dengan tinta emas dan menjadi inspirasi bagi wanita-wanita di masa sekarang ini, termasuk santri-santri yang hadir hari ini”, harapannya adalah agar seluruh santri putri dapat mengikuti jejak tokoh-tokoh wanita yang ikut dalam memperjuangkan agama Islam.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh santri putri, kepala divisi, pimpinan-pimpinan lembaga, dan pendidik. Peresmian dilaksanakan pagi jam 07.15 dengan mengenakan seragam pramuka, karena usai peresmian seluruh santri bertolak dan menuju gedung olahraga untuk pembukaan kegiatan Perkemahan Rabu Kamis (Peraka).

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.