Pidato Lengkap Peresmian Gedung Asiyah

Oleh: Salsabila Ibrahim (santri kelas 5 TMI)

Pidato disampaikan pada Rabu, 10 April 2019

 

Dewan guru dan rekan-rekan yang berbahagia

Kembali kita hadir di sini menghadiri undangan dalam rangka meresmikan gedung baru  asrama putri, yang bernama gedung Asiah.

Saya sempat merenung kenapa gedung-gedung di asrama ini dinamakan dengan nama-nama wanita di zaman dahulu, akhirnya saya menyimpulkan pasti ada tujuan dan nilai yang ingin ditanamkan kepada para santri dengan penamaan gedung-gedung di asrama ini.

Wanita-wanita tersebut namanya diabadikan dalam sejarah perjuangan Islam, kehidupan mereka telah dicatat dengan tinta emas dan terus akan menjadi inspirasi bagi wanita-wanita yang hidup setelahnya termasuk kita yang hadir saat ini. Mari kita lihat:

  1. Siti Khadijah, ia adalah istri pertama Rasulullah yang paling banyak berkorban dalam perjuangan dakwah Rasulullah, seluruh hartanya diserahkan untuk menyokong dakwah Rasulullah.
  2. Siti Aisyah, ia adalah istri Rasulullah yang muda dan cerdas, siti Aisyah banyak meriwayatkan hadits-hadits Rasulullah terutama berkenaan dengan rumah tangga beliau
  3. Siti Shafiyah, iapun istri Rasulullah yang telah merindukan Rasulullah sejak remaja, meskipun ia saat itu belum masuk Islam, tapi kecintaannya kepada Rasulullah menjadikannya memilih hidup dengan Rasulullah ketimbang kembali kepada keluarganya
  4. Siti Zaenab, ia pun istri Rasulullah yang sangat baik dan mulia hatinya, ia adalah wanita cantik dan sangat sayang terhadap janda dan anak yatim piatu
  5. Ruqoyyah, ia adalah putri Rasulullah pertama, wanita yang memiliki akhlaq mulia dan menjadi istri dari sahabat terdekat Rasulullah yaitu Utsman bin Affan
  6. Ummu Kulsum, ia pun putri Rasulullah, ia pun memiliki akhlaq yang mulia dibawah bimbingan langsung dari Rasulullah, ia adalah wanita yang disebut memiliki cahaya dan menjadi istri Utsman bin Affan setelah kakaknya yaitu Ruqoyah wafat
  7. Sumayyah, adalah wanita syahidah pertama dalam sejarah dakwah Islam karena ia mempertahankan aqidahnya, ia wafat di tangan kafir Quraisy
  8. Hafsah putri Umar ibn Khattab, ia yang dinikahi olah orang yang lebih baik dari Abu Bakr dan Utsman bin Affan, yaitu Rasulullah saw
  9. Tsuwaibah dan Halimatus sa’diyah, ia adalah wanita yang telah berjasa menyusui Rasulullah ketika beliau masih bayi
  10. Fatimah putri Rasulullah, beliau adalah wanita yang disucikan oleh Allah swt
  11. Saudah, istri Rasulullah yang berfikiran cemerlang

 

Dan hari ini kita akan meresmikan gedung Asiah, Tahukah kalian siapa wanita yang bernama Asiah yang kisahnya diabadikan dalam Al-Qur’an?

Ia adalah seorang wanita yang jika sudah diabadikan dalam Al-Qur’an pasti ada keistimewaan tersendiri di hadapan Allah swt. Diantaranya:

  1. Meskipun tinggal di lingkungan buruk secara aqidah, karena ia istri raja Fir’aun satu-satunya raja yang mengaku sebagai Tuhan, tapi ia tetap teguh pada pendiriannya, ia kokoh memegang aqidahnya yaitu mengesakan Allah swt
  2. Ia wanita yang mampu mendidik anak yang dititipkan kepadanya dengan baik, Nabi Musa adalah hasil didikannya di istana Fir’aun. Sehingga Musa tumbuh menjadi remaja yang memiliki kepribadian yang baik
  3. Ia senantiasa berdo’a kepada Allah, sebagaimana tercantum dalam QS. at-Tahrim: 11

Dan Allah membuat isteri Fir´aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir´aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim

Maka dengan penamaan sosok wanita yang diabadikan dalam sejarah ini, kita diharapkan mampu mencontoh kehidupan mereka, akhlaq dan kepribadiannya, semangat juang dalam membela aqidah Islamiyah meskipun nyawa taruhannya.

Kita santri yang dididik di Darul Muttaqien sedang dipersiapkan untuk menjadi wanita-wanita yang memiliki mental kuat, ilmu yang mumpuni agar bisa berkiprah di masa yang akan datang membela agama kita dengan berbagai keahlian dan profesi yang kita milki.

Untuk itu jangan sia-siakan kesempatan kita saat ini, harus belajar sungguh-sunggh, jangan diam santai berleha-leha. Jangan banyak mengeluh bermanja sama orang tua, kita harus siap mandiri. Kita harus berprestasi sesuai dengan bidang kita masing-masing.

Ingat…. Persaingan semakin ketat, jangan jadi mangsa srigala lapar di luar sana, karena kita berhenti akan tergilas, mundur akan hancur, tidak ada kata lagi kecuali kita harus maju menyongsong masa depan yang lebih gemilang. Kita berjuang menegakkan Islam di bumi Allah ini.

Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar…

Comments

comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.