Ekskursus ke Musium PETA Bogor |
|
|
|
| Ditulis oleh Darul Muttaqien |
| Sabtu, 05 September 2009 20:10 |
|
Kamis, beberapa hari yang lalu kelas VIII C dan VIII D bersama pembimbing Dewi Primadona, SS, Hery Azhary, S Pd. I dan guru IPS Sejarah MTs Imron Rosyadi, SE berkunjung ke Musium PETA di jalan Padjajaran Kota Bogor. Kunjungan ke musium merupakan fungsi dari belajar sejarah dalam hal Edukatif dan Inspiratif juga Rekreatif.
Kunjungan ke musium, memberi siswa pemahaman tentang bukti sejarah yang terjadi di masa lalu. Siswa akan menyaksikan fakta, bukti dan sumber sejarah. Setelah itu, diharapkan muncul sikap dan psikomotorik siswa dengan menghargai hasil perjuangan, bertambah semangat dalam mengejar cita-cita.
Di musium PETA Annisa Pratiwi dan kawan-kawan menikmati banyak diaroma tentang jasa-jasa para lulusan PETA dalam perjuangan memerdekakan Indonesia. Ada diaroma tentang ’penculikan’ Soekarno, Hatta ke Regasdengklok. Pemberontakan PETA di Blitar yang sangat terkenal. Juga tentang hilang pemimpin PETA Supriyadi.
’Ana tergugah, melihat pengorbanan tentara PETA. Mereka rela berkorban harta, waktu, keluarga bahkan nyawa demi kemerdekaan bangsa ini’, kila Tiwi yang diamini teman-temannya.
’Aku juga salut banget, Jenderal Soedirman dalam keadaan sakit keras, ditandu, hidup dengan satu paru-paru. Tapi beliau, tetap memimpin pasukan melawan penjajah. Pak Dirman, bergerilya masuk desa, hutan menyebrangi sungai, danau, rawa naik gunung turun ke ngarai, lembah, hujan, panas matahari tak ia pedulikan. Subhanallah, hebat benar. Beliau berjuang selama 208 di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogjakarta’ sambung Annisa ’Amanda’
Semoga ekskursus ini, menggugah hati siswa untuk lebih rajin belajar amin.
|
| Terakhir Diperbaharui ( Senin, 18 Januari 2010 09:14 ) |