Arah dan Kebijakan Pesantren

Darul Muttaqien
Darul Muttaqien

Pesantren Darul Muttaqien sebagaimana telah tertuang dalam AD/ART Yayasan Darul Muttaqien, menjadi care kegiatan penyelenggaraan pelayanan sosial kemasyarakatan dengan bentuk pengelolaan lembaga pendidikan. Sistem pesantren sebagaimana lazim diketahui adalah sistem pendidikan 24 jam. Artinya para siswa (santri) diasramakan sehingga seluruh kegiatan santri selama 24 jam adalah aktifitas terprogram dan terpadu dalam pengawasan dan bimbingan para guru pengasuh, baik aktifitas formal akademik di sekolah maupun aktifitas non akademis di asrama.

Keseluruhan kegiatan diarahkan untuk menunjang visi pendidikan Darul Muttaqien baik melalui kegiatan harian, mingguan, bulanan maupun tahunan. Spirit dasar yang dijadikan ruh untuk melaksanakan tugas-tugas kependidikan di pesantren adalah nilai-nilai ajaran Islam secara umum. Adapun secara khusus tertuang dalam formulasi panca jiwa pondok : keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuah islamiyah dan kebebasan.

Karenanya untuk mencapai tujuan pendidikan yang tertuang dalam visi misi, maka Darul Muttaqien bersikap independen : berdiri di atas dan untuk semua golongan dengan motto bersatu dalam aqidah, toleransi dalam khilafiyah dan berjama’ah dalam ibadah.Dari sistem pengelolaan siswa 24 jam inilah diharapkan Darul Muttaqien mampu menciptakan generasi-generasi unggul baik intelektualitas, ketrampilan, maupun spiritualitasnya. Dengan kata lain Pesantren Darul Muttaqien berkeinginan mencetak siswa yang bertaqwa, berakhlaq, berpengetahuan luas, beriman, terampil dan berkhidmat kepada masyarakat. Sehingga ketika harus hidup dimasyarakat, mereka mampu mendedikasikan diri untuk kebaikan masyarakat dan agamanya dengan bekal ilmu yang telah didapatkan selama belajar.

Untuk mencapai visi pendidikan Darul Muttaqien, setiap jenjang pendidikan telah merumuskan visi dan misinya secara spesifik dan terukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *