Parung, 13 Oktober 2025 — Pesantren Darul Muttaqien kembali melaksanakan kegiatan Fathul Kutub bagi santri kelas 5 TMI. Program ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran tingkat akhir, yang bertujuan membekali santri dengan kemampuan membuka, memahami, dan mengkaji kitab-kitab klasik (Kutubut Turaats Al-Islami).
Menariknya, tahun ini kegiatan Fathul Kutub tampil dengan konsep berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya para santri mengkaji kitab dengan menggunakan buku fisik, kali ini mereka memanfaatkan file digital yang telah disematkan di komputer laboratorium. Inovasi ini dilakukan agar santri dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keilmuan klasik.
Selama tiga hari pelaksanaan, para santri yang juga merupakan pengurus Organisasi Pelajar Darul Muttaqien (OPDM) ini mendapatkan pembelajaran beragam. Di antaranya materi pemahaman dan praktik kitab Mu‘jam Tafsir, sejarah ilmu Fiqih, pengenalan kitab-kitab Fiqih dan perbandingan madzhab, sejarah perkembangan Hadits, hingga pengelompokan perawi Hadits.
Kegiatan Fathul Kutub ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya:
Mewujudkan aktivitas keagamaan santri di masyarakat sebagai wujud penerapan ilmu yang telah dipelajari di pesantren.
Memberikan pengalaman langsung dalam membuka, memahami, dan mengklasifikasikan kitab-kitab klasik.
Menumbuhkan minat baca dan kecintaan santri terhadap khazanah keilmuan Islam klasik.
Dengan pendekatan digital yang inovatif, kegiatan Fathul Kutub tahun ini diharapkan tidak hanya memperkuat kemampuan santri dalam ilmu keislaman, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan literasi teknologi yang relevan dengan zaman.

Tinggalkan Komentar