Info Sekolah
Jumat, 01 Mei 2026
  • Pesantren Darul Muttaqien: Satu dalam aqidah, toleransi dalam khilafiyah, berjama'ah dalam ibadah dan muamalah.
  • Pesantren Darul Muttaqien: Satu dalam aqidah, toleransi dalam khilafiyah, berjama'ah dalam ibadah dan muamalah.
1 Desember 2025

Santri Kelas 5 Putra Ungkap Pengalaman Berkesan Ikuti Arabic Camp Mustaqilli

Sen, 1 Desember 2025 Dibaca 432x

Program Arabic Camp Mustaqilli bagi santri kelas 5 TMI Putra ditutup dengan penuh antusias. Dalam kesempatan tersebut, Annur Pandya, salah satu peserta menyampaikan pesan dan kesannya di hadapan pimpinan pesantren, dewan guru, dan para wali santri. Kesaksian ini menggambarkan bagaimana pembelajaran intensif selama satu bulan telah mengubah cara para santri memandang bahasa Arab.

Sejak awal penyampaian kesan, peserta tersebut dengan jujur mengungkapkan bahwa belajar bahasa Arab bukanlah hal yang mudah. Ia mengatakan bahwa sebelum mengikuti program ini, ia mengira bahasa Arab hanya bisa dikuasai oleh orang Arab. “Dulu saya pikir bahasa Arab itu enggak akan bisa dipelajari kecuali sama orang Arab. Tapi itu dulu Bapak Ibu. Sekarang, setelah mengenal Mustaqilli, hal yang susah menjadi mudah,” ujarnya.

Menurutnya, metode Mustaqilli membuat pembelajaran menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Berbagai materi yang awalnya terasa berat, kini justru mampu dinikmati karena penyajiannya dibuat sesuai dengan gaya belajar anak muda. “Belajar ‘shighat’ jadi lebih asyik, belajar ‘wazan’ jadi lebih seru. Karena Mustaqilli menemukan metode yang tepat untuk anak muda zaman sekarang,” katanya.

Ia bahkan mencontohkan bagaimana Mustaqilli mengajarkan keindahan bahasa Arab melalui hubungan antarkata yang sarat makna. Dalam penyampaiannya, ia menunjukkan keterkaitan antara kata mar’ah (perempuan) dan mir’ah (cermin) yang memiliki susunan huruf sama.

Penyampaian itu ia tegaskan dengan kalimat yang menyentuh: “Ini bukan kebetulan. Ini mengajarkan kepada kita bahwa perempuan layaknya cermin, tampak kuat, tetapi hatinya mudah rapuh.”

Tidak hanya metode pengajaran, lagu-lagu tematik yang diciptakan Mustaqilli juga menjadi daya tarik bagi para santri, termasuk versi bahasa Arab dari lagu viral “Ngapain Repot” yang sempat ia nyanyikan spontan di hadapan hadirin.

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa kesempatan belajar melalui program ini merupakan bentuk nikmat Allah yang besar, terutama karena masih banyak siswa di luar pesantren yang menganggap bahasa Arab terlalu sulit sehingga enggan mempelajarinya. “Belajar Mustaqilli di pesantren adalah nikmat besar. Banyak yang mengira bahasa Arab itu susah, dan kalau mereka terus beranggapan begitu, selamanya akan sulit memahami bahasa Arab,” tuturnya.

Dalam penutup pesannya, ia mengajak seluruh santri untuk tidak ragu mempelajari bahasa Arab karena bahasa ini adalah pintu masuk memahami banyak bahasa lain sekaligus bahasa Al-Qur’an. “Tidak ada alasan hari ini untuk kita tidak belajar bahasa Arab. Karena bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an, bahasanya surga, dan bahasa umat Islam,” pungkasnya.

Kesan yang disampaikan peserta ini menjadi salah satu bukti bagaimana Arabic Camp Mustaqilli memberikan dampak positif dan motivasi besar bagi para santri dalam mencintai dan menguasai bahasa Arab.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Sekilas Darul Muttaqien

Pondok Pesantren Darul Muttaqien terletak di wilayah desa Jabon Mekar Kecamatan Parung Kabupaten Bogor Jawa Barat. Resmi didirikan pada tanggal 18 Juli 1988 M.

Agenda

15
Mar 2025
waktu : 07:00
Agenda telah lewat
01
Mar 2025
waktu : 07:00
Agenda telah lewat
26
Des 2024
waktu : 07:00
Agenda telah lewat