Info Sekolah
Sabtu, 02 Mei 2026
  • Pesantren Darul Muttaqien: Satu dalam aqidah, toleransi dalam khilafiyah, berjama'ah dalam ibadah dan muamalah.
  • Pesantren Darul Muttaqien: Satu dalam aqidah, toleransi dalam khilafiyah, berjama'ah dalam ibadah dan muamalah.
1 Mei 2026

Yudisium Santri Kelas 6 TMI: Pesantren Darul Muttaqien Bekali Alumni Menuju Peradaban Islam

Jum, 1 Mei 2026 Dibaca 25x

PARUNG, BOGOR – Suasana khidmat menyelimuti Pesantren Darul Muttaqien pada Jumat, 1 Mei 2026, saat digelarnya Yudisium Kelulusan bagi para santri kelas 6 TMI. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian panjang perjuangan para santri yang telah menuntaskan seluruh ujian, mulai dari ujian akademis dan non-akademis, hingga ujian tulis dan lisan.

Sebelum prosesi yudisium dimulai, seluruh santri berkumpul di depan Gedung Mekkah untuk mengikuti upacara dan mendengarkan nasihat dari Pimpinan Pesantren, KH. Mad Rodja Sukarta. Nasihat ini menjadi bekal spiritual bagi mereka yang akan segera melangkah keluar dari gerbang pesantren menuju kehidupan bermasyarakat yang lebih luas.

Dalam pesannya, KH. Mad Rodja Sukarta menekankan bahwa peran santri setelah lulus justru menjadi awal dari perjuangan yang sesungguhnya. Beliau mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga nilai-nilai kebenaran kini berpindah ke pundak para alumni.

Selama di pesantren, jika engkau salah, masih ada guru yang menegur dan membimbing. Namun kelak di tengah masyarakat, engkaulah yang harus menjaga arah—bukan hanya untuk dirimu, tetapi untuk membangun peradaban di sekitarmu,” ungkap beliau dalam pesannya.

Pimpinan juga menyoroti pentingnya menjaga integritas melalui akhlak dan kemandirian mental. Para alumni diminta untuk tidak mudah bergantung pada pertolongan manusia, melainkan selalu menyandarkan harapan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Jangan gantungkan hidupmu pada manusia. Bergantunglah kepada Allah, dan jadilah orang yang mampu berdiri sendiri serta memberi manfaat untuk orang lain,” tegas KH. Mad Rodja Sukarta. Beliau juga menambahkan bahwa akhlak adalah ukuran nilai sejati seorang alumni di mana pun ia berada.

Meski secara formal telah lulus, para santri diingatkan untuk tidak berhenti menuntut ilmu. Dunia luar yang kompleks menuntut alumni untuk terus adaptif dan haus akan pengetahuan. “Alumni sejati bukan yang paling banyak ilmunya, tetapi yang tidak pernah berhenti belajar dan terus memperbaiki diri,” tutur beliau.

Menutup rangkaian nasihatnya, pimpinan mengajak para calon lulusan untuk memiliki visi besar, yakni membangun peradaban baldatun ṭayyibatun wa rabbun ghafūr—sebuah negeri yang baik dan penuh ampunan Tuhan. Cita-cita ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kesuksesan pribadi, tetapi berdampak pada kemaslahatan umat.

Bercita-citalah membangun peradaban—peradaban yang baik, penuh keberkahan, dan diridhai Allah. Sebab dari sanalah lahir kehidupan yang tidak hanya maju, tetapi juga bermakna,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya yudisium ini, para alumni diharapkan mampu membawa cahaya ilmu yang telah diperoleh selama di Darul Muttaqien untuk menerangi jalan kehidupan mereka dan masyarakat di masa depan.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Sekilas Darul Muttaqien

Pondok Pesantren Darul Muttaqien terletak di wilayah desa Jabon Mekar Kecamatan Parung Kabupaten Bogor Jawa Barat. Resmi didirikan pada tanggal 18 Juli 1988 M.

Agenda

15
Mar 2025
waktu : 07:00
Agenda telah lewat
01
Mar 2025
waktu : 07:00
Agenda telah lewat
26
Des 2024
waktu : 07:00
Agenda telah lewat