Kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu (PERJUSA) SDIT Darul Muttaqien resmi dimulai pada Jumat, 14 November 2025, dengan penuh semangat dari para peserta yang merupakan santri kelas 4 dan 5. Perkemahan yang berlangsung selama dua hari ini terpusat di Lapangan Prawoto Mangkusasmito, lahan wakaf yang kini menjadi arena pendidikan dan pembinaan karakter santri.
Di tengah lapangan tersebut, tenda-tenda peserta berdiri rapi, menjadi “rumah sementara” para santri selama kegiatan berlangsung. Suasana kemandirian dan kekompakan langsung terasa sejak awal santri menata area perkemahan mereka. Para peserta dituntut untuk menjaga kebersihan, kerapihan, dan kedisiplinan lingkungan tenda selama kegiatan berlangsung.
Tidak hanya berkemah, PERJUSA tahun ini menghadirkan rangkaian pembelajaran keterampilan yang lebih lengkap. Santri memperoleh pelatihan baris-berbaris langsung dari instruktur Komando Rayon Militer (Koramil) Parung. Pelatihan ini menjadi salah satu sesi yang paling dinanti karena memberikan pengalaman kedisiplinan dan ketegasan ala militer.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan pembekalan tentang kepanduan seperti sejarah kepramukaan Indonesia, tali-temali, teknik menyambung tongkat, hingga semaphore. Beberapa keterampilan tersebut tidak hanya diajarkan, tetapi juga dilombakan sehingga menambah semangat kompetitif antarregu.
Kegiatan api unggun pada Jumat malam menjadi momen yang meninggalkan kesan mendalam bagi para santri. Salah satu peserta mengaku keseruan malam itu. “Seru banget, apalagi waktu yel-yel tiap regu. Rasanya kompak banget,” ujarnya.
Kesan positif juga datang dari santri lain yang mengikuti tantangan halang rintang saat outbond. Mereka mengaku bahwa permainan tersebut bukan hanya menyenangkan, tetapi juga melatih keberanian, strategi, dan kerja sama tim.
Melalui PERJUSA ini, SDIT Darul Muttaqien berharap para santri mendapatkan pengalaman nyata tentang kemandirian, ketangguhan, serta pentingnya bekerja sama dalam kelompok.


Tinggalkan Komentar