Pesantren Darul Muttaqien menggelar pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H pada Rabu, 27 Mei 2026 di Lapangan Ummul Qurra. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh seluruh santri putra dan putri, dewan guru, warga sekitar pesantren, serta sebagian wali santri.
Dalam sambutannya, pimpinan pesantren KH. Mad Rodja Sukarta menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha harus dimaknai sebagai momentum pendidikan pengorbanan, kepedulian, dan rasa syukur kepada Allah SWT. “Hari Raya Idul Adha ini adalah hari lambang praktek dan doa pengorbanan yang harus kita tumbuhkan. Kita tepis hari pesta pora, hari pesta daging, hari yang melupakan diri kita atas nikmat yang Allah berikan,” ujar beliau di hadapan jamaah Sholat Idul Adha.
Beliau juga mengingatkan bahwa semangat Idul Adha tidak boleh berhenti hanya pada penyembelihan hewan kurban, tetapi harus diwujudkan dalam sikap empati dan kepedulian kepada sesama. “Jadikanlah bahwa Hari Raya Idul Adha ini adalah hari berkurban, hari berempati. Para santri hendaknya hari ini adalah sebuah pendidikan belajar berbagi, belajar menyayangi sesama, belajar bersosialisasi kepada sesama,” tutur beliau.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, beliau turut menyoroti pentingnya semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kalaupun kita hari ini bisa menerima rezeki yang Allah berikan, maka akan lebih nikmat kalau kita berikan sebagian kepada saudara-saudara kita,” ungkapnya.
Selain menyampaikan pesan tentang makna Idul Adha, KH. Mad Rodja Sukarta juga memberikan nasehat kepada para santri dan guru agar menjaga semangat kemandirian, kesungguhan belajar, serta kepedulian sosial di lingkungan pesantren.
Beliau menegaskan bahwa pesantren bukan tempat untuk bermalas-malasan atau hanya menikmati fasilitas, melainkan tempat untuk belajar, beribadah, dan membentuk karakter. “Pesantren ini bukan tempat bersenang-senang, tetapi tempat belajar dan ibadah,” tegas beliau.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam sambutan tersebut di antaranya:
Menutup sambutannya, beliau memanjatkan doa agar seluruh keluarga besar Pesantren Darul Muttaqien diberikan keselamatan dalam agama, kesehatan, keberkahan ilmu, serta menjadi hamba-hamba Allah yang beruntung di dunia maupun akhirat.
Tinggalkan Komentar