Beranda » Artikel » Kamisan Pendidik Darul Muttaqien: Pendidik Diajak Peka dan Saling Menguatkan

Kamisan Pendidik Darul Muttaqien: Pendidik Diajak Peka dan Saling Menguatkan

BOGOR — Menjadi pendidik di pesantren bukan hanya tentang mengajar di kelas, tetapi juga tentang menjaga lingkungan pendidikan dan memikirkan masa depan santri. Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam Silaturrahmi dan Kamisan Pendidik Darul Muttaqien yang berlangsung pada Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Kamis ba’da salat Zuhur berjamaah ini menjadi ruang bagi para pendidik untuk mempererat silaturrahmi sekaligus menyamakan langkah dalam menjalankan amanah pendidikan.

Dalam tausiyahnya, Pimpinan Pesantren Darul Muttaqien KH. Mad Rodja Sukarta mengajak para pendidik untuk lebih peka terhadap berbagai hal yang terjadi di lingkungan pesantren. Menurutnya, persoalan kecil perlu segera diperhatikan dan dikomunikasikan agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

“Yang akan hancurkan Islam kita di Darul Muttaqien ya kita-kita ini. Makanya banyak-banyak kita berkomunikasi, bermuamalah sesama kita.”

Kepekaan tersebut, lanjutnya, perlu diwujudkan dalam kepedulian terhadap kedisiplinan, kebersihan, keamanan, ketertiban, hingga kondisi para pendidik. Hal-hal yang terlihat sederhana tetap penting karena turut menentukan kenyamanan lingkungan pendidikan dan keteladanan yang diterima santri.

Menyiapkan Generasi pada Zamannya

Lebih dari sekadar menjaga aktivitas pesantren berjalan baik, para pendidik memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi zamannya. Karena itu, setiap sikap dan tindakan pendidik menjadi bagian dari proses pendidikan yang dilihat dan dirasakan langsung oleh santri.

Dalam menjalankan amanah tersebut, KH. Mad Rodja juga mengingatkan agar para pendidik menjadikan Allah SWT sebagai tempat bergantung ketika menghadapi berbagai persoalan.

“Cuma Allah tempat kita bergantung. Cuma Allah tempat kita memohon. Cuma Allah tempat kita berkeluh kesah.”

Kedekatan kepada Allah menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan tugas, sementara hubungan yang baik antarpedidik menjadi kekuatan bersama dalam menjaga kehidupan pesantren.

“Kita harus saling mengingatkan dan kita ini harus saling menguatkan. Jangan saling melemahkan.”

Dengan demikian, Kamisan Pendidik Darul Muttaqien bukan sekadar pertemuan rutin setiap pekan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat silaturrahmi, menyamakan langkah, dan mengingatkan kembali bahwa mendidik berarti ikut menjaga pesantren serta menyiapkan santri agar mampu menjalani kehidupan dengan baik pada zamannya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Distribusi Zakat Fitrah Pesantren Darul Muttaqien

    Distribusi Zakat Fitrah Pesantren Darul Muttaqien

    • Minggu, 16 April 2023

    Dibaca: 1,686 Distribusi dilaksanakan pukul 08.00 Hari Ahad, 16 April 2023 bekerja sama dengan Masjid Hikmatul Mubarokah dan RW 03 Paket beras sejumlah 971 paket (4,8 ton), dengan rincian setiap paket berisi 5kg Paket beras pesan di Ust Subhan Amir, paket langsung ke Masjid Hikmatul Mubarakah. Dan di berikan stiker Pada setiap berasnya Hari Sabtu, […]

    Selengkapnya »
  • Wushu Darul Muttaqien Raih Ruara Umum di Ajang Kejuaraan Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI)

    Wushu Darul Muttaqien Raih Ruara Umum di Ajang Kejuaraan Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI)

    • Senin, 17 Oktober 2022

    Dibaca: 2,556 Berkat doa dan dukungan dari seluruh santri, guru, orangtua dan semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu-persatu, alhamdulillah Kontingen Kungfu Naga Mas Darul Muttaqien meraih Juara Umum kategori PHIBU / Sanda, Polres Metro Jaya Bekasi. Kompetisisi tersebut digelar pada Sabtu-Ahad, 15-16 Oktober 2022 di Stadion Wibawa Mukti. Dan berikut dibawah ini perolehan Medali […]

    Selengkapnya »
  • Pentingnya Pendidikan Karakter di Lingkungan Sekolah Modern

    Pentingnya Pendidikan Karakter di Lingkungan Sekolah Modern

    • Minggu, 29 Maret 2026

    Dibaca: 39 Pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Dalam dunia yang semakin kompleks, nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab menjadi sangat penting. Sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut. Melalui kegiatan belajar mengajar, ekstrakurikuler, serta budaya sekolah, siswa diajarkan untuk menjadi pribadi yang berintegritas. Pendidikan karakter juga […]

    Selengkapnya »
  • Informasi Pelaksanaan Tes Masuk Santri Baru Tahap 1

    Informasi Pelaksanaan Tes Masuk Santri Baru Tahap 1

    • Rabu, 8 Januari 2020

    Dibaca: 2,362 Informasi Pelaksanaan Tes Masuk Santri Baru Tahap 1 Assalamu’alaikum. Kepada YTH. Bapak/Ibu orangtua calon santri Darul Muttaqien. Dengan ini kami informasikan bahwa pelaksanaan tes seleksi masuk untuk tingkat TMI (mondok) dilaksanakan pada : Hari/Tanggal : Ahad, 12 Januari 2020 Waktu : 07.30-11.00 wib Tempat : area kelas putra Peralatan yang dibawa : – […]

    Selengkapnya »
  • Brosur Pendaftaran SMPIT (Tidak Mondok) Tahun 2021-2022

    Brosur Pendaftaran SMPIT (Tidak Mondok) Tahun 2021-2022

    • Minggu, 18 Oktober 2020

    Dibaca: 3,007 Download Brosur Pendaftaran SMPIT (Tidak Mondok) Tahun 2021-2022 SMPIT Darul Muttaqien digagas pada bulan Januari 2006 oleh para pendidik pesantren dan memulai proses pendidikannya pada bulan Juli 2007. Sekolah ini hadir untuk menjawab keinginan orangtua yang ingin menyekolahkan anaknya kejenjang pendidikan berikutnya dengan psoses pembinaan yang intens memadukan antara nilai-nilai agama dan mata […]

    Selengkapnya »
  • Sengit! Hari Kedua Olimpiade TMI 2026

    Sengit! Hari Kedua Olimpiade TMI 2026

    • Selasa, 19 Mei 2026

    Dibaca: 224 Parung – Memasuki hari kedua, Selasa (19/5/2026), tensi persaingan di Olimpiade Santri TMI 2026 justru semakin memuncak. Panitia sengaja memecah konsentrasi perlombaan ke berbagai wilayah strategis di lingkungan pesantren demi efektivitas kompetisi yang digelar terpisah antar-periode kelas. Suasana pun mendadak berubah menjadi peta kompetisi yang masif. Mulai dari riuhnya atmosfer di Masjid Putra, […]

    Selengkapnya »