BOGOR – Suasana khidmat menyelimuti Pesantren Darul Muttaqien pada Sabtu pagi (11/04). Sejak pukul 07.00 WIB, nampak wajah-wajah antusias sekaligus penuh harap dari calon santri yang datang untuk mengikuti seleksi masuk tahap ke-2. Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Pertemuan TMI ini bukan sekadar ujian akademis, melainkan langkah awal bagi para calon santri untuk mengenal dunia kemandirian.
Tepat pukul 08.00 WIB, para calon santri mulai memasuki ruang ujian. Sesuai dengan tradisi pendidikan di Darul Muttaqien, para orang tua hanya diperkenankan mengantar hingga batas area ujian. Di sinilah mental kemandirian mulai ditempa; anak-anak belajar untuk percaya pada kemampuan diri sendiri tanpa pendampingan orang tua di dalam ruangan.
Selama dua jam, para peserta menjalani serangkaian tes yang meliputi:
“Kami ingin melihat kesiapan anak secara menyeluruh. Bukan hanya soal kecerdasan di atas kertas, tapi juga kesiapan mental dan spiritualnya untuk menimba ilmu di sini,” ujar Ust. Abdul Hasan selaku panitia tes masuk santri baru.
Para orang tua yang setia menunggu di area luar nampak memberikan apresiasi dan pelukan hangat saat anak-anak mereka keluar dari ruang ujian, sebuah simbol dukungan bagi perjalanan panjang mencari ilmu.

Tinggalkan Komentar