Bogor, Setiap amanah pasti ada awal dan akhirnya. Begitu pula masa kepengurusan Organisasi Pelajar Darul Muttaqien (OPDM) periode 2024-2025 yang resmi berakhir. Sebagai bentuk tanggung jawab, pengurus lama menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) di hadapan seluruh santri dan dewan guru.
Kegiatan tersebut digelar pada Ahad, 7 September 2025, dengan suasana khidmat dan penuh makna. LPJ dilaksanakan secara terpisah antara santri putra dan putri yang bertempat di GOR putra dan GOR putri.
Tujuan dari laporan pertanggungjawaban ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi wujud transparansi, evaluasi, sekaligus pelajaran berharga bagi pengurus baru. Dari sini, estafet kepemimpinan diharapkan semakin matang dalam mengelola program kerja organisasi santri.
Dalam penyampaiannya, salah satu pengurus OPDM lama mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan satu tahun kepengurusan, “Alhamdulillah, hampir semua program kerja telah terlaksana meski masih ada kekurangan. Kami berharap program-program ini bisa diperbaiki dan dijalankan lebih maksimal oleh pengurus baru.”
Sementara itu, dalam sambutan pembimbing organisasi, pesan mendalam disampaikan kepada para pengurus lama, “Berakhirnya kepengurusan bukan berarti bebas semaunya. Kalian, sebagai santri kelas 6 TMI, masih memikul amanah besar lainnya. Tanggung jawab itu justru semakin besar menjelang akhir masa belajar di pesantren.”
Dengan berakhirnya masa tugas ini, OPDM periode 2024-2025 menutup amanah dengan penuh rasa syukur. Kini, estafet kepemimpinan telah berpindah, dan para pengurus baru siap melanjutkan perjuangan membawa OPDM Darul Muttaqien ke arah yang lebih baik.
Tinggalkan Komentar