Dalam momentum Hari Guru Nasional, penting bagi kita untuk merenungkan peran besar guru dalam kehidupan. Sebagaimana diungkapkan dalam artikel “Mensyukuri Nikmat Ilmu, Berkhidmat Muliakan Guru” karya Ahmad Sastra, guru adalah figur amat penting: “entah mau jadi apa dunia ini jika tak ada guru.”
Menurut Ust. Dr. Ahmad Sastra, M.M beliau adalah pendidik dan sekretaris Pesantren Darul Muttaqien, dari guru “lahirlah berbagai profesi apapun … Dari lisan guru inilah berkembang berbagai bidang keilmuwan, karakter dan peradaban.”Dengan kata lain, gurulah fondasi keilmuan dan pembangunan karakter generasi masa depan.
Dalam refleksinya, beliau merujuk pada pemikiran Imam Al-Ghazali, yang dalam karya Ihya’ Ulum al-Din menempatkan guru pada posisi strategis. “Guru adalah pewaris para nabi karena tugas utama nabi adalah mendidik dan mengarahkan manusia,” tegas Al-Ghazali sebagaimana dikutip dalam artikel tersebut.
Bukan hanya sebagai penyampai ilmu duniawi, guru menurut Al-Ghazali juga berfungsi sebagai pembimbing spiritual. Sosok guru diharapkan bisa “membimbing murid agar mengenal Allah, memahami tujuan hidup, dan mendekatkan diri kepada-Nya.” Ini menunjukkan bahwa ilmu tanpa bimbingan akhlak dan spiritual bisa kehilangan makna.
Mengutip pemikiran Imam Ali, bahwa hubungan murid dengan guru harus dibangun atas dasar adab dan penghormatan. Menurut Imam Ali, “Orang yang mengajarkan ilmu kepadamu adalah tuanmu.” Guru bukan sekadar pengajar, tetapi juga panutan moral dan spiritual.
Sebagai bagian dari peringatan Hari Guru Nasional, mari kita mensyukuri nikmat ilmu yang diberikan guru, serta berkhidmat untuk memuliakan para pendidik, baik melalui doa, penghargaan, maupun tindakan nyata.
_______________________________________________________________________________________________________________________________
Tulisan diatas adalah kutipan dari artikel Ust. Dr. Ahmad Sastra, M.M yang telah dipublish di website beliau, bisa dilihat juga melalui link https://www.ahmadsastra.com/2024/11/mensyukuri-nikmat-ilmu-berkhidmat.html
Tinggalkan Komentar