Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November lalu, para santri RA Darul Muttaqien melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Museum Pembela Tanah Air (PETA) Bogor pada Selasa (18/11). Kegiatan ini menjadi sarana pengenalan sejarah perjuangan bangsa sekaligus upaya menanamkan nilai patriotisme sejak usia dini.
Kunjungan ini disusun sebagai bagian dari program pembelajaran tematik bertema “Pahlawanku Inspirasiku.” Melalui kunjungan langsung, para santri diajak melihat bukti nyata perjuangan para pahlawan nasional, sehingga pemahaman mereka tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga kontekstual.
Sesampainya di Museum PETA, para santri diperkenalkan dengan ruang-ruang bersejarah yang memuat artefak, foto dokumentasi, patung pahlawan bahkan Tank. Anak-anak terlihat antusias saat menyaksikan koleksi senjata, seragam militer, serta replika ruang pelatihan yang dulu digunakan para prajurit PETA.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa kemerdekaan Indonesia saat itu tidak diraih dengan mudah. Melihat langsung peninggalan sejarah akan membuat mereka lebih menghargai perjuangan para pahlawan,” ungkap Bu Ooy, salah satu guru pendamping.
Antusiasme para santri tampak sejak awal memasuki museum. Salah satu peserta, Zoya, mengungkapkan rasa kagumnya setelah melihat diorama perjuangan para prajurit. “Aku senang sekali ke museum. Ternyata pahlawan itu berani dan kuat.” ujarnya dengan mata berbinar.
Diakhir kegiatan, para guru mengajak santri menyebutkan hal-hal yang mereka pelajari selama kunjungan. Dengan pendekatan edukatif seperti ini, RA Darul Muttaqien berharap nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan rasa cinta tanah air dapat tumbuh sejak dini secara alami.

Tinggalkan Komentar