Beranda » Berita » Santri DYWA Darul Muttaqien Gelar Kunjungan Edukatif ke Perpusnas dan Museum Fatahillah

Santri DYWA Darul Muttaqien Gelar Kunjungan Edukatif ke Perpusnas dan Museum Fatahillah

Sebanyak 55 santri yang tergabung dalam komunitas DYWA (Darul Muttaqien Young Writer Association) Pesantren Darul Muttaqien Bogor, bersama 6 guru pembimbing, melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Museum Fatahillah di kawasan Kota Tua Jakarta. Komunitas DYWA merupakan wadah bagi santri yang memiliki minat kuat dalam dunia membaca, menulis, dan literasi.

Kunjungan yang digelar pada Jumat (21/11) lalu, bertujuan untuk menumbuhkan semangat literasi, memperluas wawasan santri, serta memberikan pengalaman langsung terkait dunia perpustakaan dan sejarah bangsa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dapat terinspirasi untuk terus mengasah keterampilan membaca dan menulis, sekaligus memupuk kreativitas dalam berkarya.

Perpusnas dipilih sebagai tujuan utama karena merupakan perpustakaan terbesar dan tertinggi di Indonesia, dengan fasilitas modern, ruang baca yang luas, serta koleksi jutaan buku fisik maupun digital. Keunggulan Perpusnas tidak hanya pada kelengkapan koleksinya, tetapi juga suasana membaca yang kondusif, layanan berbasis teknologi, hingga ruang pameran dan auditorium yang mendukung kegiatan edukasi.

Setibanya di lokasi, para santri DYWA mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas, memahami tata kelola perpustakaan nasional, dan menyaksikan bagaimana masyarakat umum memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar.

Salah satu peserta yang juga merupakan pengurus OPDM bagian perpustakaan, Kak Attaya, santri kelas 5 TMI, menyampaikan kesan mendalamnya.
“Saya benar-benar kagum melihat Perpustakaan Nasional yang begitu megah dan mewah. Pengunjungnya pun terlihat datang dengan tujuan yang jelas: membaca dan mencari wawasan. Semoga suatu hari nanti perpustakaan Darul Muttaqien juga bisa berkembang seperti Perpusnas,” ungkapnya penuh harap.

Usai dari Perpusnas, rombongan bertolak menuju Museum Fatahillah yang berada di kawasan Kota Tua Jakarta. Di tempat ini, para santri diajak menelusuri rekam jejak sejarah Batavia melalui koleksi benda bersejarah, arsitektur kolonial, hingga narasi perjalanan panjang kota Jakarta.

Kegiatan kunjungan edukatif ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman santri dalam dunia literasi dan sejarah, serta meningkatkan semangat mereka untuk terus berkarya melalui tulisan. DYWA Darul Muttaqien berkomitmen menjadi komunitas yang konsisten menumbuhkan budaya literasi di lingkungan pesantren.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Santri SDIT Darul Muttaqien Raih Juara 1 Pencak Silat Tingkat Regional

    Santri SDIT Darul Muttaqien Raih Juara 1 Pencak Silat Tingkat Regional

    • Senin, 24 November 2025

    Dibaca: 382 Salah satu santri SDIT Darul Muttaqien Bogor, Kepin Jo Rosinatra, mengukir prestasi membanggakan. Kepin berhasil meraih Juara 1 dalam kejuaraan pencak silat “Kampung Silat Jampang Championship 2025” pada kategori Usia Dini 1 Putra Kelas B (28–30 kg) Pool 1. Kompetisi tersebut digelar pada 22–23 November 2025 di GOR Kota Depok dan diikuti oleh […]

    Selengkapnya »
  • Santri RA Awali Kegiatan Pembelajaran Pasca Libur Idul Fitri dengan Riang Gembira

    Santri RA Awali Kegiatan Pembelajaran Pasca Libur Idul Fitri dengan Riang Gembira

    • Senin, 14 April 2025

    Dibaca: 568 Upacara awal kegiatan belajar mengajar santri RA pasca libur Idul Fitri dilaksanakan pada Senin, 14 April 2024. Dalam kesempatan ini, pimpinan upacara, Ibu Atin mengajak santri untuk saling memaafkan dan memulai kembali dengan hati yang bersih. Idul Fitri menjadi momentum yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan hubungan dengan sesama. Beliau juga menyampaikan […]

    Selengkapnya »
  • SDI An-Nur Darunnajah 8 Terinspirasi Program Pembelajaran Al-Qur’an Darul Muttaqien

    SDI An-Nur Darunnajah 8 Terinspirasi Program Pembelajaran Al-Qur’an Darul Muttaqien

    • Kamis, 1 Agustus 2024

    Dibaca: 3,075 Parung, 1 Agustus 2024 – Pesantren Darul Muttaqien Parung menerima kunjungan dari SDI An-Nur Darunnajah 8 Cidokom dalam rangka studi banding. Rombongan terdiri dari 20 guru dengan Kepala Sekolah Ustadzah Nurnaningsih, S.Pd.I, M.Kom selaku ketua rombongan. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari Program Pembelajaran Al-Qur’an yang diterapkan di Darul Muttaqien. Acara dimulai dengan pertemuan […]

    Selengkapnya »
  • Seminar Edukasi Kesehatan; Gerakan Pesantren Sehat Bebas Gatal Jamur

    Seminar Edukasi Kesehatan; Gerakan Pesantren Sehat Bebas Gatal Jamur

    • Jumat, 27 Oktober 2023

    Dibaca: 1,398 Indonesia  merupakan daerah tropis dengan tingkat kelembaban tinggi. Hal ini merupakan kondisi yang baik untuk pertumbuhan jamur, sering ditemukan infeksi  jamur masih menjadi  masalah kesehatan di Indonesia. Jum’at (27/10), Klinik Pesantren Darul Muttaqien adakan kegiatan berupa seminar yang bertujuan untuk mengedukasi santri tentang penyakit kulit gatal jamur, kegiatan ini bekerjasama dan disupport oleh […]

    Selengkapnya »
  • Pesantren Darul Muttaqien

    Motto Darul Muttaqien

    • Sabtu, 29 Agustus 2026

    Dibaca: 168 Motto Darul Muttaqien “Satu dalam Aqidah, Toleransi dalam Khilafiyah, Berjamaah dalam Ibadah dan Muamalah.” Motto Darul Muttaqien menjadi landasan dalam membangun kehidupan pesantren yang berpegang pada persatuan dalam aqidah, menghargai perbedaan dalam khilafiyah, serta mengutamakan kebersamaan dalam ibadah dan muamalah. 1. Satu dalam Aqidah Kesatuan aqidah menjadi dasar persatuan seluruh warga Darul Muttaqien. […]

    Selengkapnya »
  • Pesantren Ibarat Akuarium di Era Digital

    Pesantren Ibarat Akuarium di Era Digital

    • Kamis, 8 Oktober 2026

    Dibaca: 39 Bogor, 8 Oktober 2026 — Kamisan Pendidik di Pesantren Darul Muttaqien menjadi ruang rutin bagi para guru untuk kembali menyegarkan kesadaran tentang amanah pendidikan. Pada edisi Kamis, 8 Oktober 2026, Pimpinan Pesantren Darul Muttaqien, KH. Mad Rodja Sukarta, mengajak para pendidik melihat kembali sikap, tanggung jawab, dan keteladanan di tengah era informasi yang […]

    Selengkapnya »