Beranda » Berita » Bukan Sekadar Seragam, Pembina Upacara Ajak Santri Hidupkan Jiwa Pramuka

Bukan Sekadar Seragam, Pembina Upacara Ajak Santri Hidupkan Jiwa Pramuka

Bogor – Pesantren Darul Muttaqien menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang sekaligus menjadi penutup kegiatan Perkemahan Khutbatul ‘Arsy (PERKUTSY), Jumat (14/8/2026). PERKUTSY sebelumnya dibuka dan dilaksanakan sejak Kamis (13/8) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan PORSEKA ke-38.

Bertindak sebagai pembina upacara, Ananda Muhammad Tajussolihin Syamil, santri kelas 6 TMI, menyampaikan pesan tentang makna kepramukaan sebagai sarana pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan Pramuka di pesantren tidak hanya berkaitan dengan baris-berbaris, mendirikan tenda, atau keterampilan tali-temali. Lebih dari itu, Pramuka menjadi bagian dari proses pembentukan jiwa dan karakter santri.

“Pramuka di pesantren bukan hanya urusan baris-berbaris, mendirikan tenda, atau sekadar tali-temali. Pramuka di pesantren adalah ladang pembentukan jiwa,” ujar Syamil.

Ia juga mengingatkan bahwa sejarah kepanduan di Indonesia memiliki semangat persatuan dan perjuangan. Menurutnya, nilai tersebut harus terus dijaga oleh generasi saat ini, terutama para santri yang kelak akan mengambil peran di tengah masyarakat. Pramuka, kata dia, menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda agar memiliki kecintaan kepada tanah air, semangat persatuan, dan kesiapan untuk berkontribusi bagi bangsa.

Di tengah berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan media sosial dan gaya hidup yang berlebihan, ia mengajak para santri untuk tetap memegang nilai hidup sederhana, disiplin, dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa seorang Pramuka harus mampu menunjukkan sikap yang berbeda ketika menghadapi persoalan.

“Ketika yang lain malas-malasan, Pramuka tampil disiplin. Ketika yang lain mengeluh, Pramuka tampil mencari solusi. Ketika yang lain terpecah belah, Pramuka menyatukan persatuan,” tegasnya.

Syamil juga berharap para santri tidak menjadikan lambang tunas kelapa di dada hanya sebagai bagian dari seragam. Lambang tersebut, menurutnya, harus menjadi pengingat agar seorang Pramuka mampu hidup di mana saja, berguna bagi siapa saja, serta tetap tegak menghadapi berbagai tantangan.

“Jangan jadikan tunas kelapa yang ada di dada kita hanya sebagai pajangan kain seragam saja. Jadikan ia sebagai simbol bahwa Pramuka dapat hidup di mana saja, berguna bagi siapa saja, serta dapat berdiri tegak menghadapi apa pun,” pesannya.

Upacara Hari Pramuka ke-65 sekaligus menutup rangkaian PERKUTSY yang selama dua hari menjadi wadah pembelajaran kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kebersamaan bagi para santri. Melalui momentum tersebut, nilai-nilai kepramukaan diharapkan tidak berhenti setelah tenda dibongkar, tetapi terus hidup dalam keseharian para santri sebagai bekal menghadapi masa depan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • PENSA (Pentas Seni Nusantara) Santri Raudhatul Athfal

    PENSA (Pentas Seni Nusantara) Santri Raudhatul Athfal

    • Selasa, 3 Januari 2023

    Dibaca: 1,745 PENSA (Pentas Seni Nusantara) Santri RA Darul Muttaqien digelar pada Sabtu (24/12) lalu, kegiatan ini dilaksanakan tepat pada momen pembagian laporan perkembangan santri RA di semester 1. sebelum orang tua menerima laporan perkembangan atau rapor putra putri masing-masing, para santri unjuk kebolehan kreatifitasnya diatas panggung aula damaskus, masing-masing anak memililki keunikan dan kemampuan […]

    Selengkapnya »
  • Bagian Perpustaan Adakan Kunjungan Wisata Literasi ke Indonesia International Book Fair (IIBF)

    Bagian Perpustaan Adakan Kunjungan Wisata Literasi ke Indonesia International Book Fair (IIBF)

    • Sabtu, 7 September 2019

    Dibaca: 2,101 Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (KEMENDIKBUD) dan Badan Ekonomi Krearif (BEKRAF) kembali menyelenggarakan INDONESIA INTERNATIONAL BOOK FAIR (IIBF) pada tanggal 4-8 September 2019 di Jakarta Convention Center (JCC). Dalam rangka membiasakan santri dengan literasi maka Bagian Pusat Perpustakaan Pesantren Darul Muttaqien berkesempatan untuk mengajak santri-santri untuk hadir di […]

    Selengkapnya »
  • Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1 SMPIT Darul Muttaqien

    Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1 SMPIT Darul Muttaqien

    • Senin, 19 Desember 2022

    Dibaca: 2,841 Berdasarkan hasil seleksi yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Desember 2022 dan hasil rapat kelulusan Penerimaan Santri Baru (PSB) SMPIT Darul Muttaqien Tahun Pendidikan 2022-2023, berikut kami sampaikan daftar nama-nama calon santri baru yang dinyatakan LULUS dan diterima di SMPIT Darul Muttaqien. KETERANGAN (PENTING UNTUK DIBACA): Calon santri yang dinyatakan LULUS seleksi agar […]

    Selengkapnya »
  • Praktek Pengabdian Masyarakat (PPM) Santri TMI; Amalkan Ilmu dan Keterampilan di Masyarakat

    Praktek Pengabdian Masyarakat (PPM) Santri TMI; Amalkan Ilmu dan Keterampilan di Masyarakat

    • Minggu, 15 Desember 2019

    Dibaca: 5,988 “PPM (Praktek Pengabdian Masyarakat) memberi saya keterampilan dan pengalaman hidup yang sangat bernilai. Setelah kegiatan ini, saya sadar bahwa banyak pengetahuan dan keterampilan hidup yang harus terus saya galih di Darul Muttaqien.”, begitu kesan Karamina, salah satu santri akhir kelas 6 TMI. Menceburkan santri di masyarakat, dengan ikut kegiatan keseharian mereka agar mendapat […]

    Selengkapnya »
  • Bilingual Scout Competition (BSC)

    Bilingual Scout Competition (BSC)

    • Sabtu, 15 Oktober 2022

    Dibaca: 1,613

    Selengkapnya »
  • Pengumuman Hasil Tes Tahap 1 Calon Santri SMPIT Darul Muttaqien TP 2026-2027

    Pengumuman Hasil Tes Tahap 1 Calon Santri SMPIT Darul Muttaqien TP 2026-2027

    • Senin, 22 Desember 2025

    Dibaca: 904 Sabtu (20/12/2025), Pesantren Darul Muttaqien melaksanakan tes masuk untuk calon santri baru SMPIT tahun pendidikan 2026-2027. Pada pelaksanaan tes masuk tahap ke-1 diikuti oleh 26 pendaftar calon santri  SMPIT. Pengumuman hasil tes calon santri baru sudah bisa dilihat oleh orangtua dan calon santri baru SMPIT melalui website pesantren (www.darul-muttaqien.com) atau bisa juga dilihat […]

    Selengkapnya »