Beranda » Berita » Rayakan Milad ke-38, Darul Muttaqien Bogor Eratkan Silaturrahim dengan Wali Santri Baru

Rayakan Milad ke-38, Darul Muttaqien Bogor Eratkan Silaturrahim dengan Wali Santri Baru

Bogor – Suasana Masjid Al-Amin Pesantren Darul Muttaqien Bogor dipenuhi dengan rasa syukur pada Sabtu, 18 Juli 2026. Ratusan wali santri baru TMI hadir dalam acara Silaturrahim Wali Santri Baru, yang istimewa karena bertepatan dengan momentum Milad Pesantren Darul Muttaqien yang ke-38 tahun.

Acara ini menjadi ajang silaturrahim sekaligus penguatan komitmen bersama antara pihak pesantren dan orang tua santri, dalam mengawal perjalanan pendidikan putra-putri mereka selama enam tahun ke depan di TMI Darul Muttaqien.

Wakil Pimpinan Bidang Akademik, Ustadz H. Turhamun, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa menyerahkan anak ke pesantren bukan sekadar soal pendidikan formal, melainkan bagian dari perjuangan bersama menuju ridha Allah SWT. “Memondokkan anak bukan untuk menjadi apa, tapi bagaimana kita mendapatkan ridho Allah SWT. Kalau Allah sudah ridho, maka pasti anak-anak kita akan mendapatkan ilmu dan menjadi anak yang saleh dan salehah,” tegasnya.

Ustadz Turhamun juga mengingatkan bahwa perjalanan pendidikan di pesantren membutuhkan kesabaran dan keikhlasan, terutama bagi orang tua yang baru pertama kali melepas anaknya jauh dari rumah. Ia berpesan agar orang tua senantiasa mendengarkan keluh kesah anak tanpa berlebihan meresponnya secara emosional, karena hal itu justru dapat melemahkan semangat juang sang anak dalam menuntut ilmu.

Dalam kesempatan itu, beliau juga mengungkap sejarah panjang pesantren yang berdiri di atas tanah wakaf seluas 1,8 hektar dari (Alm.) H. Muhammad Nahar pada 1988, dan kini telah berkembang menjadi kawasan pendidikan seluas sekitar 22 hektar. “Darul Muttaqien ini didirikan di atas dan untuk semua golongan, sehingga semua umat Islam punya peluang yang sama untuk belajar,” ujarnya, menegaskan independensi pesantren dari afiliasi organisasi maupun politik tertentu.

Sementara itu, Kepala TMI, Ustadz Hendrizal Rasyid, S.S., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan besar yang diberikan para orang tua kepada pesantren. Ia menekankan bahwa profesi guru dipilih sebagai basis pendidikan TMI karena pengaruhnya yang mengakar dan berkesinambungan bagi generasi mendatang. “Kalau guru itu, bekasnya tidak pernah hilang. Lebih kepada inspirasi, pengaruh, dan pembimbingan,” ungkapnya, mengutip semangat innama bu’itstu mu’alliman — bahwa Nabi Muhammad SAW pun diutus sebagai seorang pendidik.

Menariknya, dalam sesi perkenalan jajaran pengasuh dan wali kelas, terungkap bahwa para pendidik TMI Darul Muttaqien berasal dari berbagai penjuru Indonesia — mulai dari Riau, Lombok, Boyolali, Sulawesi Selatan, Gresik, hingga Cirebon dan Magelang. Keberagaman ini turut mencerminkan wajah santri Darul Muttaqien sendiri, yang datang dari lintas daerah dan lintas pulau untuk menuntut ilmu bersama.

Ustadz Hendrizal turut menyampaikan sejumlah capaian akademik pesantren, termasuk keberhasilan mengantarkan puluhan lulusan ke perguruan tinggi dalam dan luar negeri, termasuk Al-Azhar, Mesir, dalam beberapa tahun terakhir.

Arahan penuh makna juga disampaikan oleh Pimpinan Pesantren, KH. Mad Rodja Sukarta. Dengan gaya bertutur yang hangat dan penuh kearifan, beliau mengajak seluruh wali santri untuk membangun kerja sama erat dengan pesantren demi masa depan generasi yang lebih baik. “Kita ini manusia, gurunya juga manusia… Kalau ada kekurangan, tolong dikomunikasikan,” pesannya, menekankan pentingnya keterbukaan antara orang tua dan pihak pesantren dalam menyelesaikan setiap persoalan anak.

Beliau juga menggarisbawahi pentingnya pendidikan adab sebagai fondasi utama sebelum ilmu pengetahuan. “Kita ajarin adab dulu — adab kepada dirinya sendiri, adab kepada sesamanya, adab kepada gurunya, adab kepada Sang Pencipta. Setelah adab, baru sedikit-sedikit belajar ilmu,” tuturnya.

Di usianya yang telah menginjak 76 tahun, KH. Mad Rodja Sukarta juga mengajak para orang tua untuk turut menjadi teladan disiplin bagi anak-anaknya, sembari terus mendoakan agar generasi yang tumbuh dari Darul Muttaqien kelak menjadi generasi saleh yang membawa manfaat bagi bangsa dan agama.

Bertepatan dengan Milad ke-38 Pesantren Darul Muttaqien, acara silaturahim ini menjadi penanda awal perjalanan panjang antara pesantren dan keluarga besar wali santri baru.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Seminar Sinematografi Dasar

    Seminar Sinematografi Dasar

    • Sabtu, 19 Oktober 2019

    Dibaca: 2,169 Jum’at (18/10), Pesanten Darul Muttaqien adakan seminar Sinematografi Dasar yang diikuti oleh santri TMI kelas 4, 5 dan 6. Peserta yang ikut dalam seminar ini memang tidak banyak, mereka adalah beberapa santri yang memang sering terlibat dalam pendokumentasian kegiatan di pesantren. Kegiatan ini diisi oleh Hanief Jerry M.Sn atau yang lebih akrab disapa […]

    Selengkapnya »
  • SMPIT Darul Muttaqien Meraih Medali Perunggu dalam OSN 2023

    SMPIT Darul Muttaqien Meraih Medali Perunggu dalam OSN 2023

    • Senin, 7 Agustus 2023

    Dibaca: 2,123 SMPIT Darul Muttaqien meraih prestasi membanggakan dalam Olimpiade Sains Nasional tingkat SMP tahun 2023. Kontingen SMPIT Darul Muttaqien berhasil menyumbangkan medali perunggu dalam ajang bergengsi tersebut. Olimpiade Sains Nasional merupakan ajang kompetisi tingkat nasional yang melibatkan peserta dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia. Prestasi yang diraih oleh siswa siswi SMPIT Darul Muttaqien ini […]

    Selengkapnya »
  • Upacara Mingguan Santri TMI Darul Muttaqien, Pesan “Struggling in Life” untuk Terus Berjuang

    Upacara Mingguan Santri TMI Darul Muttaqien, Pesan “Struggling in Life” untuk Terus Berjuang

    • Sabtu, 29 Agustus 2026

    Dibaca: 62 Upacara Mingguan Santri TMI Darul Muttaqien: Belajar Disiplin dan Berjuang Bogor — Pesantren Darul Muttaqien kembali melaksanakan upacara mingguan santri TMI pada Sabtu pagi pukul 06.15 WIB. Kegiatan rutin ini menjadi bagian dari pembinaan kedisiplinan, kepemimpinan, dan karakter santri dalam kehidupan sehari-hari di pesantren. Upacara mingguan santri TMI tidak hanya menjadi agenda rutin […]

    Selengkapnya »
  • Darsul Masa’: Latih Santri Kelas 6 TMI Menjadi Guru Profesional

    Darsul Masa’: Latih Santri Kelas 6 TMI Menjadi Guru Profesional

    • Selasa, 23 Juli 2019

    Dibaca: 2,224 Prinsip penyusunan kurikulum pendidikan di TMI adalah keseimbangan yang proporsional antara pengetahuan agama dan umum, antara teori dan praktek, serta integrasi antara intra, ekstra dan co-kurikuler. Darsul Masa‘ adalah salah satu kegiatan di Darul Muttaqien yang berfungsi sebagai laboratorium pengajaran bagi santri kelas 6 TMI agar potensi di bidang kependidikan dan kepemimpinan pada […]

    Selengkapnya »
  • Apel Tahunan PORSEKA 36 Pesantren Darul Muttaqien Putra

    Apel Tahunan PORSEKA 36 Pesantren Darul Muttaqien Putra

    • Minggu, 4 Agustus 2024

    Dibaca: 1,407 Parung, 4 Agustus 2024 – Apel Tahunan  Pekan Olahraga Seni dan Pramuka (PORSEKA) ke-36 Pesantren Darul Muttaqien untuk santri putra berlangsung meriah di Lapangan Putra. Acara yang digelar pada Ahad 4 Agustus 2024 ini menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para santri dalam berbagai bidang, mulai dari seni bela diri hingga keterampilan kepramukaan. Bertindak […]

    Selengkapnya »
  • 27 Santri TMI Darul Muttaqien Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Tingkat Kabupaten/Kota

    27 Santri TMI Darul Muttaqien Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Tingkat Kabupaten/Kota

    • Senin, 7 September 2026

    Dibaca: 292 Bogor — Sebanyak 27 santri TMI Pondok Pesantren Darul Muttaqien turut ambil bagian dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten/Kota yang dilaksanakan pada 7–8 September 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang bagi para santri untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus mengukir prestasi di tingkat Kabupaten/Kota. Pelaksanaan OMI 2026 tingkat Kabupaten/Kota tersebut bertempat […]

    Selengkapnya »