Bogor, 10 Agustus 2026 — Semarak Pekan Olahraga, Seni dan Pramuka (PORSEKA 38) Pesantren Darul Muttaqien Bogor kembali terasa. Setelah resmi dibuka melalui apel tahunan pada Ahad (9/8), rangkaian perlombaan untuk santri putra mulai digelar pada Senin (10/8) hingga Rabu (12/8) 2026.
Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (10/8), berbagai cabang olahraga mulai dipertandingkan secara serentak di sejumlah fasilitas olahraga Pesantren Darul Muttaqien. Perlombaan tersebut meliputi futsal, basket, badminton, tenis meja, dan takraw. Seluruh pertandingan berlangsung dalam beberapa sesi, mulai pukul 08.30 hingga 17.00 WIB dengan jeda ISHOMA.
Peserta perlombaan olahraga terbagi dalam dua tingkatan, yakni Junior untuk kelas 1 dan 2, serta Senior untuk kelas 3, 4, 5, dan Int.
Antusiasme santri terlihat sejak pertandingan dimulai. Lapangan Damaskus menjadi arena pertandingan futsal, sementara pertandingan basket digelar di Lapangan Basket. Adapun badminton berlangsung di GOR Putra, tenis meja di Mat’am Qatar, dan takraw di Lapangan Palestina.
Tidak hanya berlangsung pada hari pertama, pertandingan olahraga akan terus dilaksanakan hingga Selasa (11/8). Jadwal pada hari kedua kembali menghadirkan pertandingan futsal, basket, badminton, tenis meja, dan takraw dalam beberapa sesi pertandingan.
Sementara itu, puncak perlombaan olahraga dijadwalkan berlangsung pada Rabu (12/8). Babak final untuk cabang basket dan futsal akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 09.30 di Lapangan Basket dan Lapangan Damaskus, sebelum dilanjutkan dengan agenda penutupan.
Kepala Pengasuhan Putra Ust. Imron Wachidi, M.Pd menyampaikan bahwa perlombaan olahraga tidak semata-mata diarahkan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan potensi, membangun sportivitas, kedisiplinan, serta mempererat kebersamaan antarkelas dan antarkontingen.
“Lomba ini bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi bagaimana setiap santri dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, belajar menjunjung sportivitas, disiplin dalam bertanding, dan menghargai setiap lawan. Semoga seluruh rangkaian perlombaan ini menjadi pengalaman yang berharga bagi para santri.”
“Kami berharap seluruh santri berkesempatan menjadi peserta dalam lomba ini, serta bertanding dengan penuh semangat, tetapi tetap menjaga adab, kebersamaan, dan sportivitas. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, sementara pengalaman, persaudaraan, dan proses belajar yang didapat selama PORSEKA jauh lebih penting.” tambahnya
Dengan digelarnya berbagai cabang olahraga selama tiga hari, PORSEKA XXXVIII diharapkan menjadi wadah bagi santri putra untuk menyalurkan minat dan bakat sekaligus membangun karakter melalui kompetisi yang sehat. Rangkaian perlombaan kemudian akan ditutup pada Rabu (12/8) setelah pelaksanaan final basket dan futsal.
Tinggalkan Komentar