Beranda » Berita » Tingkatkan Profesionalisme Pendidik, Darul Muttaqien Gelar Sosialisasi PKG dan Workshop Buku Kerja Guru

Tingkatkan Profesionalisme Pendidik, Darul Muttaqien Gelar Sosialisasi PKG dan Workshop Buku Kerja Guru

BOGOR – Sebanyak 48 guru MTs dan MA Darul Muttaqien mengikuti kegiatan Sosialisasi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Workshop Penyusunan Buku Kerja Guru 1–4 pada Jumat (6/11/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.15 WIB di Ruang Pertemuan TMI ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme serta kualitas administrasi dan pelaksanaan pembelajaran di lingkungan madrasah.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MA Darul Muttaqien, Ust. Hendrizal Rasyid, S.S., kemudian dilanjutkan oleh Kepala MTs Darul Muttaqien, Ust. Abdullah Hudri, M.Pd.

Dalam sambutannya, Ust. Hendrizal menegaskan bahwa Penilaian Kinerja Guru tidak semestinya dipahami sebatas pemenuhan administrasi atau kelengkapan berkas. Menurutnya, PKG merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi dan pelaksanaan tugas seorang pendidik.

“Kompetensi guru tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengajar, tetapi juga mencakup kompetensi kepribadian, sosial, dan profesional. Semuanya merupakan satu kesatuan yang harus terus kita kembangkan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kompetensi pedagogik menjadi hal penting dalam proses pendidikan. Guru tidak cukup hanya menyampaikan materi, tetapi harus mampu membangun suasana belajar yang mendorong santri untuk aktif, mandiri, dan memiliki ketertarikan terhadap ilmu pengetahuan.

“Bagaimana membuat anak-anak terstimulus untuk mencari ilmu lebih dalam lagi dan menyukai apa yang mereka kerjakan, itulah salah satu hal penting dalam kompetensi pedagogik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ust. Hendrizal mengajak seluruh guru untuk memandang berbagai tuntutan profesi sebagai bagian dari tanggung jawab dan kecintaan terhadap dunia pendidikan. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat semangat, ketulusan, serta rasa syukur dalam menjalankan amanah sebagai pendidik.

Sementara itu, Kepala MTs Darul Muttaqien, Ust. Abdullah Hudri, M.Pd., menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas sebagai guru di lingkungan pesantren dan tanggung jawab administratif sebagai pendidik madrasah. Menurutnya, kedua tanggung jawab tersebut harus dijalankan secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga menekankan bahwa profesionalisme guru harus tercermin dalam proses pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi santri.

“Guru-guru harus serius, atraktif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan serta bermakna. Hal itu seharusnya dimulai dari kita semua,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ust. Hudri juga mengingatkan pemanfaatan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dalam penyusunan administrasi pembelajaran. Menurutnya, AI dapat menjadi alat bantu bagi guru, tetapi hasilnya tetap harus dipahami, diperiksa, dan disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran.

“Menggunakan AI sekalipun tidak boleh asal. Minimal kita harus membaca ulang apa yang sudah dibuat oleh AI. Kita sebagai guru mata pelajaran harus memahami konteks dari apa yang dihasilkan,” jelasnya.

Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan materi Penilaian Kinerja Guru (PKG) serta workshop penyusunan Buku Kerja Guru 1–4. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan dapat memahami aspek-aspek penilaian kinerja sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menyusun perangkat dan administrasi pembelajaran secara lebih terarah.

Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar Darul Muttaqien dalam membangun budaya kerja yang profesional, tertib administrasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Dengan demikian, setiap guru tidak hanya mampu memenuhi tuntutan administratif, tetapi juga semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai pendidik dan teladan bagi para santri.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya