Beranda » Berita » Kunjungan Pendidik Darul Muttaqien ke Keraton Kasepuhan dan Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon

Kunjungan Pendidik Darul Muttaqien ke Keraton Kasepuhan dan Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon

Kunjungan Guru Darul Muttaqien ke Keraton Kasepuhan dan Masjid Sang Cipta Rasa

Cirebon — Rangkaian Tour Guru Darul Muttaqien dalam program Penguatan Nilai Kepesantrenan diisi dengan kunjungan edukatif ke Keraton Kasepuhan dan Masjid Sang Cipta Rasa, Cirebon. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pendidik untuk mengenal lebih dekat sejarah, budaya, dan perkembangan Islam di Cirebon.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pendidik Pesantren Darul Muttaqien, mulai dari jenjang RA hingga TMI. Rangkaian tour dilaksanakan pada 1–4 Januari 2025 dengan menggunakan tujuh armada bus Big Bird. Selama kegiatan, rombongan juga menginap di Hotel Lorin Syariah Solo.

Kunjungan ke Keraton Kasepuhan Cirebon dilaksanakan pada 4 Januari 2025. Selain menjadi bagian dari perjalanan wisata edukatif, kunjungan ini juga menjadi sarana silaturahmi dengan pihak keraton.

Mengenal Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon

Dalam kunjungan tersebut, para pendidik Darul Muttaqien mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung lingkungan Keraton Kasepuhan dan mengenal sejarah Kesultanan Cirebon.

Kunjungan secara langsung memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan mempelajari sejarah hanya melalui buku atau materi pembelajaran. Para pendidik dapat melihat peninggalan sejarah, mengenal lingkungan keraton, serta memahami bagaimana perjalanan sejarah dan budaya berkembang di Cirebon.

Bagi para guru, pengalaman tersebut juga dapat menjadi tambahan wawasan yang nantinya dapat dibagikan kembali kepada para santri dalam proses pembelajaran.

Mengunjungi Masjid Sang Cipta Rasa

Selain Keraton Kasepuhan, rombongan juga mengunjungi Masjid Sang Cipta Rasa, salah satu masjid bersejarah yang berada di kawasan Keraton Kasepuhan Cirebon.

Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada para pendidik untuk mengenal salah satu jejak perkembangan Islam di Cirebon. Masjid tidak hanya dipandang sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan sejarah dan kehidupan masyarakat Islam di masa lalu.

Hal tersebut sejalan dengan semangat Penguatan Nilai Kepesantrenan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Pendidik tidak hanya diajak untuk memperkuat kebersamaan, tetapi juga memperluas wawasan tentang sejarah Islam, budaya, dan nilai-nilai yang berkembang di tengah masyarakat.

Tour Guru Menjadi Ruang Belajar dan Silaturahmi

Tour Guru Darul Muttaqien tidak hanya menjadi perjalanan bersama di luar lingkungan pesantren. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpendidik dari berbagai unit pendidikan.

Kebersamaan selama perjalanan memberikan kesempatan kepada para guru untuk saling berinteraksi dalam suasana yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Sementara itu, kunjungan ke berbagai tempat bersejarah memberikan pengalaman belajar yang dapat memperkaya wawasan para pendidik.

Melalui kegiatan seperti ini, penguatan nilai kepesantrenan tidak hanya dilakukan melalui forum formal. Nilai kebersamaan, keteladanan, wawasan sejarah, dan penghargaan terhadap warisan budaya juga dapat dibangun melalui pengalaman bersama.

Kunjungan ke Keraton Kasepuhan dan Masjid Sang Cipta Rasa diharapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan pengembangan diri para pendidik Darul Muttaqien. Dengan wawasan yang lebih luas dan kebersamaan yang semakin kuat, para pendidik diharapkan dapat kembali ke pesantren dengan semangat baru untuk menjalankan peran dalam mendidik dan mendampingi para santri.

Jazakumullahu khairan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya