Sekitar 30 orang anggota Majelis Ta’lim Al Iman Cipinang Elok 2, Jakarta Timur, mengadakan kunjungan silaturahim ke Pesantren Darul Muttaqien pada Kamis (20/11). Rombongan ibu-ibu majelis ta’lim tersebut diterima langsung oleh pimpinan pesantren, KH. Mad Rodja Sukarta, dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Dalam sambutannya, KH. Mad Rodja Sukarta menyampaikan sejumlah nasihat mendalam mengenai pentingnya membangun keluarga yang berlandaskan kekuatan agama. Menurutnya, pondasi agama yang kokoh merupakan kunci terciptanya keluarga sakinah dan harmonis.
Beliau menekankan bahwa salah satu penghambat rezeki dalam kehidupan rumah tangga dapat muncul dari sikap yang merendahkan orang tua atau mertua.
“Salah satu sebab terhalangnya rezeki adalah ketika seorang menantu suka mencela mertua atau orang tua. Sikap tidak hormat ini membawa pengaruh buruk, baik secara spiritual maupun sosial,” ujarnya dalam tausiyahnya.
KH. Mad Rodja juga mengingatkan pentingnya memuliakan perempuan, terutama dalam konteks keluarga. “Memuliakan perempuan itu sama dengan memuliakan ibu kandung sendiri. Ketika penghormatan dijaga, rumah tangga akan lebih kuat dan penuh keberkahan,” tambahnya.
Selain menyampaikan nasihat pernikahan dan prinsip keluarga sakinah, beliau turut mengisahkan perjalanan panjang berdirinya Pesantren Darul Muttaqien. Dari proses awal pendirian hingga perkembangan pesantren saat ini, beliau menegaskan bahwa perjuangan tersebut tidak lepas dari doa, keikhlasan, dan dukungan masyarakat.
Kunjungan silaturahim ini diakhiri dengan doa bersama serta harapan agar hubungan keilmuan dan kekeluargaan antara Majelis Ta’lim Al Iman dan Pesantren Darul Muttaqien terus terjalin erat. Rombongan majelis ta’lim pun kembali ke Jakarta dengan membawa pesan-pesan moral dan spiritual yang memperkaya kehidupan keluarga mereka.

Tinggalkan Komentar