Selasa, 21 Sep 2021
  • Pesantren Darul Muttaqien : Satu dalam Aqidah, Toleransi dalam Khilafiyah, Berjama'ah dalam Ibadah

Panggung Gembira 626; Latih Santri Berfikir Kreatif dan Inovatif

Kamis (1/8) malam, Gelanggang Olahraga (GOR) putra terlihat gemerlap dan meriah dengan adanya kegiatan Panggung Gembira. Kegiatan tersebut diprakarsai oleh santri kelas 6 TMI, acara ini merupakan acara penutup dari kegiatan PORSEKA (Pekan Olahraga, Seni dan Pramuka) yang diawali dengan Khutbatul Arsy (1-2/7), dan dilanjutkan dengan Perkemahan Khutbatul Arsy (3-4/7), Apel Tahunan PORSEKA (14/7).

Acara dihadiri oleh seluruh santri putra, dewan guru dan wali santri, turut hadir malam itu Pimpinan Pesantren KH. Drs. Mad Rodja Sukarta menyampaikan sambutan pembukaan “Sesungguhnya Allah itu indah, dan Allah sangat menyukai hambanya yang selalu menggali keindahan”, begitu kalimat pertama yang beliau sampaiakan saat sambutan, serta ketua Yayasan H. M. Lutfi Nahar, S.E. turut hadir dan membuka kegiatan dengan pemukulan Gong didampingi oleh wakil pimpinan H. Turhamun, M.Pd dan kepala TMI ust. Hendrizal Rasyid, S.S.

Acara Panggung gembira di pesantren Darul Muttaqien dulunya tidak sebesar dan semegah seperti sekarang ini, dulu acara dikemas dengan sangat sederhana, tapi tetap memberikan kesan istimewa di hati para penontonnya. lalu dengan adanya perkembangan teknologi sekarang ini, acara yang dotontonkan semakin bervariasi, panggung semakin besar, karena jumlah santri kelas 6 juga semakin bertambah.

Jiwa kemandirian yang diajarkan selama ini mereka terapkan, sehingga mereka mampu mendekor panggung, mengkonsep acara, mencari persewaan lighting, membuat video, sampai memikirkan bagaimana pembukaan yang menarik dan menggugah. Semua itu dikerjakan oleh santri kelas 6 TMI dengan sunguh-sungguh, karena jika tidak sungguh-sungguh tidak mungkin Panggung Gembira bisa terlaksana. Proses dan kerja keras itulah yang menjadi sesuatu yang sangat berharga dan sangat bernilai bagi mereka.

Penampilan Choir, puisi teatrikal, musik kombinasi, drama tentang sejarah KH. Hasyim Asyari, dan sparkling dance, riuh teriakan dan tepuk tangan di setiap penampilan membuktikan bahwa acara sukses menghibur seluruh penonton.

KELUAR