Bogor, Kamis (30/7/2026) – Sebanyak 117 santri kelas VI TMI yang merupakan seluruh pengurus Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) melakukan kunjungan silaturahmi ke Pesantren Darul Muttaqien, Kamis (30/7). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program studi tiru yang bertujuan mempererat ukhuwah sekaligus bertukar pengalaman dan wawasan keorganisasian dengan pengurus Organisasi Pelajar Darul Muttaqien (OPDM).
Rombongan yang didampingi oleh 11 guru disambut hangat oleh keluarga besar Pesantren Darul Muttaqien. Sejak awal kegiatan, suasana keakraban begitu terasa. Para pengurus OSDC dan OPDM tampak antusias berdiskusi dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan bidang organisasi masing-masing. Berbagai pengalaman, tantangan, hingga strategi menjalankan organisasi menjadi topik yang dibahas dalam suasana santai namun penuh makna.
Dalam sambutannya, salah satu guru pembimbing OSDC Ust. Atijan Yani M.Pd menegaskan bahwa kegiatan silaturrahim ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari proses pendidikan yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Saya berharap seluruh santri kelas VI TMI yang menjadi pengurus OSDC benar-benar bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini. Apa yang kita lihat, kita dengar, dan kita rasakan hari ini merupakan bagian dari pendidikan yang akan menjadi bekal berharga dalam menjalankan amanah sebagai pengurus,” pesannya.
Sementara itu, Pimpinan Pesantren Darul Muttaqien, KH. Mad Rodja Sukarta, menyampaikan syukur atas kunjungan tersebut. Beliau mengingatkan para santri agar menjadikan masa pengabdian sebagai ladang pembelajaran dan ibadah.
“Bersungguh-sungguhlah dalam mengabdi dan beribadah selama di dunia. Meski banyak tantangan dan terasa berat, itulah jalan yang akan membentuk pribadi yang tangguh dan bermanfaat,” nasihat beliau di hadapan seluruh peserta.
Usai sesi diskusi, rombongan diajak berkeliling lingkungan Pesantren Darul Muttaqien. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para santri untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan, fasilitas, budaya pesantren, serta berbagai aktivitas yang menjadi ciri khas Darul Muttaqien.
Kunjungan silaturahmi dan studi tiru ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan baik antara Pesantren Darunnajah 2 Cipining dan Pesantren Darul Muttaqien, tetapi juga menjadi sarana memperkaya wawasan kepemimpinan, meningkatkan kualitas organisasi santri, serta menumbuhkan semangat untuk terus belajar dari sesama. Sebab, dalam dunia pesantren, belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman, perjumpaan, dan saling berbagi inspirasi.


Tinggalkan Komentar