Bogor – Pesantren Darul Muttaqien Bogor menggelar Pelatihan Jurnalistik bekerja sama dengan Majalah Gontor pada Jum’at, 19 September 2025. Kegiatan perdana berlangsung di Masjid Putra dan akan dilanjutkan untuk santri putri pada Ahad, 21 September 2025 di Gedung Serbaguna.
Dalam sambutannya, Sekretaris Pesantren Darul Muttaqien, Dr. Ahmad Sastra, M.M., yang juga dosen UIKA Bogor dan beberapa perguruan tinggi lainnya, menekankan pentingnya semangat berkarya bagi santri.
“Santri akan betul-betul menjadi santri itu ketika ia mencintai ilmu, kemudian berkarya, baik itu melalui mengajar, berdakwah, membuat tulisan dan lain sebagainya,” ujarnya. Ia melanjutkan, “Siapkan pikiran kita, siapkan mata kita, siapkan telinga kita, siapkan mulut untuk bertanya, lanjutkan dengan bacaan-bacaan lain, lalu ayo setelah ini kita berkarya.”
Sementara itu, Pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Wakil Pimpinan Redaksi Majalah Gontor, Dr. Ir. H. Rusdiono Mukri, M.Pd., menjelaskan hakikat jurnalistik sebagai proses menyampaikan kebenaran. “Jurnalistik itu adalah kegiatan atau proses yang dimulai dari mengumpulkan data dan fakta, kemudian dipilah mana yang sesuai dengan tema yang akan kita tulis, dari fakta itu kita tulis kemudian disebarluaskan atau dipublish,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa tradisi menulis sudah lekat dengan dunia pesantren. “Jurnalis sebetulnya sudah menjadi tradisi di pesantren, belajar menulis itu yang harusnya menjadi kegiatan kita sehari-hari selain membaca. Sekarang sudah dunia digital, apa yang kita tulis di Parung-Bogor bisa dibaca dimana saja,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, santri diharapkan tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menulis dan menyebarkan gagasan yang bermanfaat untuk masyarakat luas.

Tinggalkan Komentar