BOGOR – Pesantren Darul Muttaqien kembali menggelar rutinitas silaturahmi dan kegiatan “Kamisan” bagi seluruh dewan guru (14/5/2026). Acara yang bertempat di Masjid Putih ini dilaksanakan secara khidmat usai menunaikan ibadah sholat berjamaah. Guna memperkuat sinergi dan silaturahmi, agenda rutin ini juga wajib diikuti oleh dewan guru Darul Muttaqien Dumai melalui sambungan daring (Zoom).
Arahan pimpinan pesantren pada momen Kamisan kali ini menyoroti dua hal esensial: pentingnya menjaga ketahanan fisik di tengah cuaca yang ekstrem serta kesiapan dewan guru menghadapi padatnya agenda akhir tahun ajaran.
Mengawali arahannya, pimpinan pesantren menyoroti kondisi cuaca panas yang saat ini mencapai suhu 33 hingga 34 derajat Celcius. Beliau mengingatkan seluruh jajaran dewan guru untuk senantiasa menjaga kesehatan, terutama menghindari risiko dehidrasi dengan memastikan asupan cairan tubuh selalu terpenuhi, berikut point-point yang disampaikan olehpimpinan:
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Asep Syifaul Alam turut memberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali sinyal-sinyal kesehatan tubuh. Menurutnya, rasa sakit seperti kebas di bagian tangan atau telapak kaki merupakan sinyal peringatan awal menuju penyakit serius seperti stroke, kolesterol, maupun diabetes.
Beliau membagikan beberapa metode terapi mandiri yang mudah dilakukan dalam keseharian:
Menutup agenda Kamisan, pimpinan menegaskan kembali komitmen bahwa Pesantren Darul Muttaqien merupakan rumah besar bagi ranah pendidikan dan dakwah umat Islam. Melalui silaturahmi ini, pimpinan memanjatkan doa agar seluruh dewan guru senantiasa diberikan nikmat kesehatan dan keteguhan semangat oleh Allah SWT dalam menuntaskan seluruh rangkaian amanah pendidikan di penghujung tahun ajaran ini.

Tinggalkan Komentar