Satu Lapangan, Satu Barisan, Satu Semangat untuk Indonesia
Bogor — Upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Pesantren Darul Muttaqien tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Melalui kegiatan ini, santri belajar disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan dan mengambil peran di masyarakat.
Upacara diikuti santri, siswa, guru, tokoh masyarakat, serta para undangan. Seluruh peserta berdiri bersama di lapangan tanpa tempat khusus bagi kelompok tertentu. Kebersamaan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran tentang persatuan dan menghargai sesama.
Dalam amanatnya mewakili Pimpinan Pesantren Darul Muttaqien, Kepala TMI Ust. Hendrizal Rasyid, S.S. mengapresiasi kedisiplinan peserta yang telah bersiap sejak sebelum pukul 06.00 WIB dan mengikuti upacara tepat pukul 07.00 WIB.
“Kalian semua adalah contoh-contoh generasi yang tangguh. Sebelum jam enam mereka sudah siap, jam tujuh pagi mereka sudah upacara,” ujarnya.
Pembelajaran tidak berhenti sebagai peserta. Sejumlah santri putra dan santriwati juga dipercaya menjadi bagian dari kepanitiaan. Mereka belajar menjalankan amanah, bekerja dalam tim, berkoordinasi, dan menyelesaikan tanggung jawab.
Menurut Ust. Hendrizal, guru juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi. Guru yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab akan menjadi teladan bagi santri.
Peringatan HUT ke-81 RI di Pesantren Darul Muttaqien menjadi salah satu ruang bagi santri untuk belajar melalui pengalaman nyata. Dari kegiatan sederhana seperti disiplin waktu hingga mengelola kepanitiaan, santri dipersiapkan menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebab, pendidikan bukan hanya mempersiapkan santri untuk tahu lebih banyak, tetapi juga untuk mampu berbuat lebih banyak.

Saat ini belum ada komentar