Upacara Pekanan Santri TMI, Tanamkan Nilai Amanah dan Apresiasi Capaian Tahfidz
Bogor, 10 Oktober 2026 — Upacara pekanan santri Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (TMI) Pesantren Darul Muttaqien rutin dilaksanakan setiap Sabtu pagi sebagai bagian dari pembinaan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab santri. Pada upacara pekan ini, pesan tentang menjaga amanah dan apresiasi capaian tahfidz menjadi bagian penting dalam pembinaan santri.
Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pidato berbahasa Inggris bertajuk “Keep the Mandate” atau “Menjaga Amanah”. Ia mengingatkan bahwa amanah merupakan tanggung jawab yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh setiap Muslim.
Pembina upacara menegaskan bahwa amanah tidak hanya berkaitan dengan jabatan atau kepercayaan yang diberikan kepada seseorang, tetapi juga mencakup berbagai tanggung jawab dalam kehidupan, termasuk dalam menuntut ilmu, menjalankan tugas, dan menjaga kepercayaan orang lain.
“All my brothers, as believers, we are obligated to maintain the mandate as well as possible.” yang artinya: “Wahai saudara-saudaraku, sebagai orang beriman, kita berkewajiban menjaga amanah dengan sebaik-baiknya.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para santri bahwa setiap tanggung jawab perlu ditunaikan dengan sungguh-sungguh. Kehidupan pesantren yang sarat dengan aktivitas pendidikan, ibadah, dan organisasi merupakan ruang pembelajaran untuk membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta dapat dipercaya.
Pembina upacara juga mengutip pesan tentang kepemimpinan dan tanggung jawab yang menegaskan bahwa setiap orang memiliki amanah sesuai dengan peran masing-masing. Karena itu, para santri diharapkan mampu menerapkan nilai amanah, baik dalam menjalankan kewajiban sebagai pelajar maupun ketika mendapatkan kepercayaan dalam berbagai kegiatan pesantren.
Selain itu, upacara pekan ini juga menjadi momentum pemberian apresiasi kepada sejumlah santri yang berhasil menuntaskan setoran tahfidz dalam waktu tiga bulan. Capaian tersebut patut diapresiasi karena berhasil diselesaikan lebih awal dari target yang direncanakan, yakni pada semester pertama.
Apresiasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk semakin bersemangat dalam menghafal dan menjaga hafalan Al-Qur’an. Keberhasilan tersebut juga menunjukkan pentingnya kesungguhan, kedisiplinan, dan konsistensi dalam menjalani proses pembelajaran.
Pemberian apresiasi dalam kegiatan upacara menjadi bentuk penghargaan atas usaha dan pencapaian santri sekaligus mendorong tumbuhnya semangat positif di lingkungan pesantren.
Pelaksanaan upacara pekanan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter santri. Melalui amanat pembina upacara dan pemberian apresiasi, santri diajak untuk memahami pentingnya menjaga amanah, meningkatkan kualitas diri, serta menghargai setiap proses dan pencapaian.
Dengan pembiasaan yang berkelanjutan, Pesantren Darul Muttaqien terus berupaya menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan santri, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab.


Saat ini belum ada komentar