Doa Bersama Iringi Keberangkatan 16 Alumni Darul Muttaqien ke Universitas Al-Azhar Kairo Mesir
Bogor, 16 Oktober 2025, Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Pesantren Darul Muttaqien Bogor pada Kamis (16/10), saat digelar Doa Bersama Pelepasan Santri Alumni yang akan melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Tahun ini menjadi momentum istimewa, karena 16 santri alumni berhasil lolos seleksi dan resmi diterima di universitas Islam tertua dan paling berpengaruh di dunia itu.
Kegiatan doa bersama dilaksanakan dua kali, sesi pertama bersama dewan guru di Masjid Putih, dan sesi kedua bersama seluruh santri di Aula Damaskus dan Gedung Serbaguna (GSG). Kedua acara berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi bentuk penghormatan dan doa restu bagi para alumni yang akan berangkat menuntut ilmu ke Tanah Kinanah.
Dalam sambutannya, Pimpinan Pesantren Darul Muttaqien, KH. Mad Rodja Sukarta, menyampaikan pesan mendalam kepada para santri yang akan berangkat. “Usaha untuk menegakkan agama hanya maut yang bisa memisahkan,” tegas beliau. “Rumus belajar di Mesir itu niatnya harus kuat, niat lillāhi ta‘ālā. Belajar untuk menegakkan agama hanya dengan niat karena Allah,” lanjutnya memberi nasihat.
Adapun enam belas nama santri alumni yang berangkat melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, tahun 2025 adalah sebagai berikut:
-
Fathiarsyah Andani Ilham
-
Azyatullah Mayva
-
Ghariza Zhafirullail
-
Muhammad Zaidan Alif
-
Muhammad Bilbina Kanza
-
Ardiansyah Rilissandy
-
Muhamad Sulan Dipa
-
Muhammad Fajar Abdillah Rangkuty
-
Muhammad Hadi Sahil
-
Siti Alisya Zanubba
-
Ghaitsa Aqilah Tsana
-
Siti Halwa Hazwani Fuad
-
Bivadhila Medina
-
Fazle Mawla Ahmad
-
Riziq Hidayat
-
M. Fardhan Pratama
Pelepasan ini menjadi bukti nyata dari komitmen Pesantren Darul Muttaqien dalam mencetak generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan siap berkiprah di dunia internasional. Para santri tersebut diharapkan dapat menjadi duta pesantren yang membawa semangat dakwah, keilmuan, dan cinta tanah air di bumi Kinanah.
“Belajar di Al-Azhar bukan hanya tentang menuntut ilmu, tapi juga tentang menjaga niat dan membawa nama baik pesantren,” ujar Hadi Sahil salah satu alumni yang akan berangkat.
Semoga langkah keenam belas santri ini mendapat keberkahan, keselamatan, dan kesuksesan dalam menuntut ilmu — serta mampu mengharumkan nama Darul Muttaqien dan Indonesia di kancah dunia.


Saat ini belum ada komentar