Beranda » Berita » TEKNIS PERPULANGAN DAN KEDATANGAN SANTRI

TEKNIS PERPULANGAN DAN KEDATANGAN SANTRI

PROTOKOL KESEHATAN PERPULANGAN DAN KEDATANGAN SANTRI
BAGIAN PENGASUHAN PESANTREN DARUL MUTTAQIEN

I. MEKANISME PERPULANGAN
A. Ketentuan umum perpulangan santri
• Orang tua/wali santri yang menjemput harus dalam kondisi sehat, jumlah penjemput santri maksimal 2 orang dan mentaati protokol kesehatan.
• Orang tua/wali santri mentaati tata tertib pesantren, berpakaian sopan, menjemput putra/putrinya hanya sampai gerbang utama/parkir utama pesantren dan tidak turun dari kendaraan dengan sistem drive thru
• Santri yang dijemput diwajibkan menggunakan pakaian seragam yang sesuai dengan hari masuk sekolah dan bersepatu.
• Santri hanya diperbolehkan dijemput pada jadwal yang telah ditentukan (Nama-nama santri per kelas terlampir)

B. Teknis perpulangan santri
1. Kendaraan masuk melalui gerbang utama dan memastikan identitas putra/putrinya sudah ditempelkan di kaca depan mobil sebelum masuk pesantren. Kemudian pengecekan suhu tubuh dan kendaraan disemprot disinfektant.
(Blanko identitas santri dapat didownload di website Darul Muttaqien).
2. Kendaraan di parkirkan di tempat parkir atas/SDIT.
(Orang tua/wali santri tidak diperkenankan turun dari kendaraan tetap menunggu di tempat parkir sampai dipanggil oleh petugas menuju tempat penjemputan santri).
3. Kendaraan menuju stand penjemputan, Orang tua/wali santri tetap berada dikendaraan,
4. Santri yang sudah terjadwal menunggu di aula SDIT dipanggil menuju stand penjemputan mengisi daftar hadir dan mengambil surat izin liburan.
5. Santri memasukkan barang-barang ke kendaraan dan meninggalkan pesantren.

 

II. MEKANISME KEDATANGAN
A. Ketentuan umum kedatangan santri
• Orang tua/wali santri harus mengkarantina/mengisolasi mandiri putra/putri selama 14 hari di rumah sebelum datang ke pesantren.
(Surat keterangan karantina mandiri di rumah bisa didownload di website pesantren untuk diisi, ditandatangani orang tua / wali santri dan di bawa ke pesantren saat kedatangan santri dibubuhi materai 10.000).
• Orang tua/wali santri melakukan cek kesehatan kepada putra/putrinya dan membawa hasilnya ke pesantren saat kedatangan santri.
• Orang tua/wali santri menyerahkan surat kesediaan berangkat ke pondok, kesiapan belajar dan penyerahan putra/putrinya ke pesantren saat kedatangan santri serta bersedia tidak dikunjungi selama masa pandemi.
(surat kesedian bermaterai, kesiapan belajar dan penyerahan santri bisa didownload di website pesantren).
• Orang tua/wali santri yang mengantar harus dalam kondisi sehat, jumlah pengantar santri maksimal 2 orang dan mentaati protokol kesehatan.
• Orang tua/wali santri mentaati tata tertib pesantren, berpakaian sopan, mengantar putra/putrinya hanya sampai gerbang utama/parkir utama pesantren dan tidak turun dari kendaraan dengan sistem drive thru
• Orang tua/wali santri ketika mengantar betul-betul membawa persyaratan kedatangan dan perlengkapan mukim putra/putrinya, tidak diperkenankan kembali menemui atau diajak
keluar pesantren dengan alasan apapun. Setelah mengantar putra/putrinya harus segera pulang.
• Santri yang kurang sehat, tidak diperkenankan kembali ke pesantren sampai benar-benar sehat mendapat keterangan dari dokter.
• Apabila santri yang datang dinyatakan positif tes swab antigen maka orang tua / wali santri akan dihubungi oleh tim dokter untuk dijemput kembali.
• Santri diwajibkan menggunakan pakaian yang sesuai dengan peraturan Pesantren Darul Muttaqien (rapih dan sopan) :
– Santriwan : Memakai kemeja/koko dan celana bahan.
– Santriwati : Memakai gamis/abaya.
• Santri hanya diperbelohkan ke pesantren pada jadwal yang telah ditentukan (Nama-nama santri per kelas terlampir)

B. Teknis kedatangan santri
1. Kendaraan masuk melalui gerbang utama dan memastikan identitas putra/putrinya sudah ditempelkan di kaca depan mobil sebelum masuk pesantren. Kemudian pengecekan suhu tubuh dan kendaraan disemprot disinfektant.
(Blanko identitas santri dapat didownload di website Darul Muttaqien).
2. Kendaraan di parkirkan di tempat parkir atas/SDIT.
(Orang tua/wali santri dan santri tidak diperkenankan turun dari kendaraan tetap menunggu di tempat parkir sampai dipanggil oleh petugas menuju tempat menurunkan barang).
3. Kendaraan menuju stand penurunan barang, Orang tua/wali santri tetap berada dikendaraan,
4. Santri turun dari kendaraan menuju stand kehadiran dan kesehatan (Pengecekan suhu badan, memakai masker dan memakai hand sanitizer)
5. Santri berpamitan kepada orang tua/wali santri dan menurunkan barang di bantu oleh petugas.
6. Sterilisasi barang-barang santri dan santri masuk bilik sterilisasi.
7. Santri masuk gerbang SDIT menuju Aula
a. Stand kesehatan : Pemeriksaan kesehatan/Swab Antigen (Biaya mandiri)
b. Stand pengasuhan : Penyerahan surat surat persyaratan kedatangan santri:
(Surat kesehatan, surat kesediaan berangkat ke pesantren dengan mentaati seluruh protokol kesehatan dan aturan pesantren, surat pernyataan karantina mandiri)
8. Santri menuju stand asrama, mengisi daftar hadir dan diperiksa barang barang perlengkapan santri yang wajib dibawa sebagai persyaratan protokol kesehatan dan dipastikan mandi sebelum ke asrama dan pemeriksaan barang barang terlarang.
9. Santri masuk kamar, mengganti pakaian. Pakaian yang sebelumnya di pakai langsung di kemas untuk di cuci/laundry, menggunakan tas laundry.
10. Santri mengikuti program asrama selanjutnya.

Lampiran (silahkan downlowad dengan cara klik)
1. Surat keterangan karantina mandiri.
2. Surat kesediaan tentang penyerahan santri dan kesiapan belajar di pesantren.
3. Blanko identitas santri.
4. Jadwal perpulangan dan kedatangan (Santri Putra)

5. Jadwal perpulangan dan kedatangan (Santri Putri)

Komentar (5)

  • Arya Suryati

    Assalammualaikum

    Mohon ijin bertanya :
    1. Pemeriksaan kesehatan yg dibawa ke Pondok, pakai Rafid Test atau bagaimana?
    2. Untuk poin Swab setelah santri plg ke Pondok,
    Swab Mandiri?
    Bukanny dari pondok yg fasilitasi 🙏

    Trimakasih

    2

    Balas24 Juni 2021 11:20
  • Ahmad Chairul Fadjar

    Untuk jadwal kedatangan santri baru kapan ya ? Untuk santri kelas 1 SMA. Karena kami harus mengatur waktunya. Terima kasih

    Balas11 Juni 2021 10:29
  • Ghibbran Al Ghiffari Wiyoga Taruna

    Assallamua’alaikum, apakah wajib utk anak kami membawa surat keterangan bebas narkoba sebelum masuk pondok?

    Balas20 Mei 2021 10:18
  • Janita

    Assalamualaikum wr wb ustad/ustzah mohon maaf mau bertanya untuk masuk ajaran baru santri santriwati pada bulan dan tanggal berapa?

    Balas1 Mei 2021 04:37
  • nailul inayah

    jazakallahu khoir

    Balas25 April 2021 08:58

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Santri TMI Laksanakan Upacara Sabtu Pagi: Pembina Ajak Perkuat Kedekatan dengan Al-Qur’an

    Santri TMI Laksanakan Upacara Sabtu Pagi: Pembina Ajak Perkuat Kedekatan dengan Al-Qur’an

    • Sabtu, 15 November 2025

    Dibaca: 291 Sabtu (15/11), upacara mingguan santri TMI putra dan putri kembali dilaksanakan pada Sabtu pagi sebagai bagian dari kegiatan rutin pembinaan kedisiplinan dan karakter di Pesantren Darul Muttaqien. Seluruh santri mengikuti kegiatan dengan khidmat di lapangan utama pesantren. Pada kesempatan kali ini, pembina upacara menyampaikan amanat yang berfokus pada pentingnya membangun kedekatan dengan Al-Qur’an […]

    Selengkapnya »
  • Santri SDIT Raih Prestasi di Ajang Sapadia Arena Swimming Fun Fest 2022

    Santri SDIT Raih Prestasi di Ajang Sapadia Arena Swimming Fun Fest 2022

    • Senin, 21 November 2022

    Dibaca: 2,589 Selamat dan Sukses kepada SDIT Darul Muttaqien atas diraihnya prestasi di ajang Swimming Fun Fest 2022 yang dilaksanakan pada Ahad, 20 November 2022 di Sapadia Outbound and Waterpark. Berikut adalah nama-nama peraih prestasi: Hisana Aesyah Mecca (kelas 1.3) Juara 2 Gaya Bebas Papan Juara 2 Gaya Bebas Fins Juara 4 Gaya Dada Juara […]

    Selengkapnya »
  • Gedung Baru Sarana Belajar Santri Putri

    Gedung Baru Sarana Belajar Santri Putri

    • Minggu, 24 Mei 2020

    Dibaca: 3,508 Untuk mewujudkan pendidikan berkualitas perlu didukung oleh sarana yang memadai untuk menunjang proses pembelajarannya. Pesantren Darul Muttaqien terus berusaha meningkatkan pelayanan pendidikannya agar dapat meluluskan santri-santri pejuang calon pemimpin ummat di masa depan yang bertaqwa kepada Allah, berakhlaq mulia  dan berilmu mumpuni. Berikut ini salah satu sarana terbaru Pesantren Darul Muttaqien (tampak suasana […]

    Selengkapnya »
  • Santri RA Belajar dan Bermain Mengenal Profesi di KidZania

    Santri RA Belajar dan Bermain Mengenal Profesi di KidZania

    • Jumat, 29 September 2023

    Dibaca: 4,256 Kamis (28/9), RA Darul Muttaqien adakan kegiatan kunjungan ke KidZania Jakarta. KidZania Jakarta merupakan sebuah theme park anak-anak yang mengedepankan unsur pendidikan dan hiburan (edutainment) bagi anak-anak usia 2-16 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan bukan hanya sebagai sarana bermain saja, tujuannya adalah untuk mengenalkan hobi dan bakat santri RA, selain itu juga untuk mengajarkan […]

    Selengkapnya »
  • Pemilihan Ketua OSIS SMPIT Darul Muttaqien

    Pemilihan Ketua OSIS SMPIT Darul Muttaqien

    • Rabu, 11 September 2019

    Dibaca: 3,578 Rabu (11/9), SMPIT Darul Muttaqien adakan PEMIRA (pemilihan raya) ketua OSIS tahun pendidikan 2019-2020, karena sudah saatnya kelas 9 untuk mempersiapkan Ujian Nasional (UN) yang akan datang sebentar lagi, untuk itu pengurus OSIS kelas 9 akan digantikan dengan pengurus OSIS baru dari siswa/i kelas 8 melanjutkan estafet kepengurusan OSIS. Acara ini diikuti oleh […]

    Selengkapnya »
  • Santri RA Awali Kegiatan Pembelajaran Pasca Libur Idul Fitri dengan Riang Gembira

    Santri RA Awali Kegiatan Pembelajaran Pasca Libur Idul Fitri dengan Riang Gembira

    • Senin, 14 April 2025

    Dibaca: 568 Upacara awal kegiatan belajar mengajar santri RA pasca libur Idul Fitri dilaksanakan pada Senin, 14 April 2024. Dalam kesempatan ini, pimpinan upacara, Ibu Atin mengajak santri untuk saling memaafkan dan memulai kembali dengan hati yang bersih. Idul Fitri menjadi momentum yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan hubungan dengan sesama. Beliau juga menyampaikan […]

    Selengkapnya »